Desa Menjadi Tumpuan Utama Untuk Membangun Basis Data Yang Akurat

Plt Kadis Kominfo Sumarju Saeni pada Acara Sistem Pendampingan Informasi Desa, Jumat (11/9) di Kampus IBI Dharmajaya Bandar Lampung.

Plt Kadis Kominfo Sumarju Saeni pada Acara Sistem Pendampingan Informasi Desa, Jumat (11/9) di Kampus IBI Dharmajaya Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong akselerasi dan percepatan pembangunan melalui pengembangan basis data kependudukan yang optimal. Untuk itu, desa menjadi tumpuan utama untuk membangun basis data yang akurat. Pembangunan basis data ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 tahun 2015 tentang Register Nama Domain Instansi Penyelenggaraan Negara.

Demikian di sampaikan Plt Kadis Kominfo Sumarju Saeni pada Acara Sistem Pendampingan Informasi Desa, Jumat (11/9) di Kampus IBI Dharmajaya Bandar Lampung.

“Oleh karena itu, validitas dan akurasi data harus ditingkatkan kualitasnya. Salah satunya adalah membangun Sistem Informasi Desa (SID). Kondisi demografi dan potensi masing-masing desa tentu berbeda,” kata Plt. Kadis Kominfo. Untuk itu SID diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja Pemerintah Desa. Selain itu sebagai aplikasi untuk mendokumentasikan data-data milik desa, pengelolaan data dan administrasi penduduk desa. SID juga mendokumentasikan peristiwa kependudukan (lahir, mati, pindah dan migrasi tenaga kerja ke luar negeri) dan lain sebagainya.

“Untuk itu diperlukan pendampingan sistem informasi data. Selain itu juga diperlukan peran aktif dan partisipasi seluruh perangkat/aparat desa agar data yang diperoleh benar-benar akurat,” kata Sumarju.

Sementara itu Direktur Pemberdayaan Informatika Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Septriana Tangkari mengatakan, internet juga menjadi platform dan infrastruktur transaksi elektronik dan kominikasi yang paling popular dan strategis. Bahkan internet telah menjadi tulang punggung bagi alat kominikasi dan data baik oleh pemerintah kalangan pengusaha, pekerja dan pengguna individual di rumah.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi salah satunya adalah sistem informasi desa yang kami yakin mampu menjawab tantangan tersebut. Proses transparansi pemerintahan desa menjadi terjaga sehingga pemanfaatan dana desa menjadi lebih optimal karena bisa di awasi bersama demi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Rektor IBI Dharmajaya Andi Desfiandi dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa Perguruan Dharmajaya Lampung dengan program pengabdian masyarakat telah melaksanakan pelatihan bagi masyarakat desa dalam pengelolaan internet. Perguruan Tinggi Dharmajaya siap bekerjasama dengan Kementerian Kominfo dan Pemerintah Daerah Provinsi Lampung maupun kabupaten/kota.***

Reporter : Robert

841 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *