Uji Lab, Ada Es Batu Tercermar Kotoran Manusia

177841_es-batu_663_382

Es Batu

 

Uji Lab, Ada Es Batu Tercermar Kotoran Manusia

VIVA.co.id – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, Balok mengintruksikan kepada seluruh BPOM di Indonesia untuk mendata produsen es batu. Hal ini dilakukan setelah polisi menemukan pabrik es batu beracun yang diproduksi oleh PT EU di Cakung, Jakarta Timur.

“Permasalahan es batu ini harus segera ditangani, karena masalah ini tidak hanya di Jakarta dan sekitarnya saja, tetapi hampir di seluruh Indonesia proses pembuatannya tidak memenuhi syarat,” kata Roy di sela-sela kunjungannya ke BPOM Bandar Lampung.

Roy menambahkan, hasil pengawasan tim di lapangan, banyak ditemukan es batu yang dijual secara bebas di sekolah-sekolah dan sangat membahayakan kesehatan para pelajar. “Kita harus memecahkan permasalahan ini ke akarnya. Karena sarana produksinya yang menjadi permasalahan. Bahkan sejak Indonesia merdeka, masalah produksi es batu belum ditangani dengan baik,” ujarnya menerangkan.

BPOM akan bekerja sama dengan Disperindag dan instansi terkait, untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap para produsen es batu. Seluruh Balai BPOM di Indonesia juga akan mendata produsen es batu yang ada di wilayahnya masing-masing. “Dari hasil uji laboratorium, es batu yang diproduksi terdapat adanya bakteri indikator. Sanitasi pada bahan pangan menunjukan bahwa bahan pangan tersebut telah tercemar oleh adanya polusi feses kotoran manusia atau hewan,” ujarnya.

Selain itu, terdapat beberapa bakteri yang terkandung di dalam es batu yakni bakteri koliform, Eschericia coli, dan paktogen. Bakteri ini ditemukan di es batu yang terbuat dari air mentah, yang berdampak tentu bisa berisiko bagi kesehatan. “Jika air tersebut mengandung patogen, tentu berdampak buruk bagi yang mengonsumsinya. Patogen justru dapat bertahan lama dalam es batu,” kata dia.

Hasil uji coba BPOM menunjukkan, jenis pangan yang paling tidak memenuhi syarat adalah produk es. Kualitas mikrobiologinya terburuk karena terbuat dari air yang tidak memenuhi persyaratan kualitas air minum, tanpa klorinasi, dan tidak dimasak terlebih dahulu.

Dengan mengonsumsi es balok dan jajanan yang tidak memenuhi syarat lainnya, manusia akan mudah terserang penyakit. Baik penyakit jangka pendek maupun jangka panjang. Penyakit yang paling sering dijumpai adalah diare, tipus, dan keracunan makanan. Manusia yang mengkonsumsi es balok juga ikut mengkonsumsi bakteri yang ada didalam es balok yang terbuat dari air mentah.

789 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *