IDI Imbau Masyarakat Hati-hati Beli Sari Kelapa

305866_ilustrasi-kelapa_663_382

Ada produsen nakal yang memakai zat berbahaya untuk membuat sari kelapaIDI Imbau Masyarakat Hati-hati Beli Sari Kelapa

 

IDI Imbau Masyarakat Hati-hati Beli Sari Kelapa

VIVA.co.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI), mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam mengonsumsi olahan sari kelapa atau nata de coco, yang dipasarkan dengan tidak mencantumkan keterangan jelas.

Mengingat beberapa waktu lalu di Dusun Sembuh Lor, Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Sleman, Yogyakarta, terungkap ada pabrik produk itu menggunakan pupuk ZA.

Ketua IDI, Zaenal Abidin, Zaenal membenarkan senyawa ZA yang ada di pupuk urea bisa mengurai bakteri untuk membuat sari kelapa. Namun, ZA yang dimaksud bukan yang sudah menjadi pupuk. “Ya itu kan maksudnya bukan ZA yang dipakai untuk pupuk yang digunakannya. Kalau itu, tidak mengurai bakteri karena ada senyawa lain,” ujarnya di Jakarta.

Dia enggan menjelaskan secara detail, akibat yang akan diderita masyarakat jika mengonsumsi sari kelapa itu. Namun, ditegaskan akan berdampak fatal bagi kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kemenkes RI, Akmal Taher mengimbau hal yang sama. Kemenkes akan terus berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengatasi hal tersebut. Selain ZA, kedua pihak juga fokus pada makanan yang menggunakan bahan pengawet formalin yang juga diduga marak dipasar.

“Kami selalu rapat dengan BPOM dan selalu kita bicarakan ada standarnya. Kami yang buat regulasi dan yang mengerjakan di lapangan itu BPOM, mereka yang punya data-data itu,” tambahnya.

Koordinasi dengan penegak hukum juga dilakukan. Untuk memastikan pelanggaran yang terjadi ditindak tegas. “Saya kira kalau ada yang melanggar, misalnya kalau pabrik akan ditinjau pabriknya, kemudian kalau ada pidana itu ranahnya polisi,” kata Akmal.

1075 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *