Pembangunan Flyover Ki Maja Molor dari Target 2016

flyover-ki-maja_20151021_191003

Flyover Ki Maja-Ratu Dibalau

BANDARLAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR – Pembangunan flyover Ki Maja-Ratu Dibalau dipastikan tidak selesai sesuai rencana. Banyaknya kendala yang dialami pengembang membuat jalan layang tersebut baru bisa rampung pada Desember alias molor satu bulan. Sejumlah warga berharap proyek pembangunan flyover bisa secepatnya rampung. Seperti yang dikatakan Deny, warga Jalan Ki Maja. Ia mengatakan, lamanya pembangunan flyover cukup mengganggu aktivitas warga, termasuk dirinya yang tinggal di sekitar lokasi flyover.

Deny mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa pembangunan flyover mengalami keterlambatan dan tidak akan selesai sesuai target. Hal sama dikatakan Sri (32). Wanita yang membuka usaha di sekitar lokasi flyover ini juga berharap pembangunan jalan layang cepat selesai sebab dirinya mengatakan semenjak adanya pembangunan ini usahanya mengalami penurunan omzet kira-kira 50 persen. Soalnya akses jalan, termasuk tempat parkir untuk pembeli, menjadi sulit, belum lagi debu yang mengganggu. Sri mengaku tidak mungkin pindah ke tempat lain seperti yang dilakukan pedagang lainnya.

Seperti dilansir dari tribunnews.com, Ismail Usman, pelaksana proyek flyover Ki Maja-Ratu Dibalau, mengatakan, molornya pembangunan jalan layang keempat di Kota Tapis Berseri itu diakibatkan beberapa masalah, mulai dari molornya pembebasan lahan, berubahnya desain, hingga banyaknya pengendara yang melintas di lokasi proyek.

“Ada beberapa kendala yang membuat flyover terhambat. Seperti penentuan titik koordinat yang di dalam kontrak harusnya berbelok beberapa derajat, di lapangan ternyata berbelok ekstrem. Kemudian, awalnya kami minta tidak open traffic. Tapi, nyatanya harus open traffic,” jelas Ismail dalam hearing bersama Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Rabu (18/11).

Rapat dengar pendapat yang dipimpin Sekretaris Komisi III Muchlas E Bastari itu juga dihadiri Kabid Bina Marga Dinas PU Azwar, pelaksana proyek Agus Qowo, dan pengawas proyek Rosyidin. Tampak pula sejumlah anggota komisi III lainnya, seperti Agusman Arief, Achmad Riza, dan Fandi Tjandra.

Meskipun molor, sambung Ismail, secara produktivitas PT Suci Karya Badinusa selaku pelaksana pekerjaan proyek flyover melebihi rata-rata. Ismail menambahkan, saat ini progres pengerjaan flyover sudah mencapai 79,22 persen. Ia pun mematok target rampung pada akhir Desember. Saat ini dalam tahap penyambungan balok girder.

Anggota Komisi III Achmad Riza meminta pembangunan flyover Ki Maja bisa dirampungkan pada 25 Desember yang bertepatan dengan akhir penutupan anggaran. Dia mengharapkan seluruh pekerjaan sudah rampung, termasuk penyambungan balok girder dan pengecorannnya.

Selain itu, lampu jalan flyover juga langsung diselesaikan. Jangan terpisah-pisah atau dikerjakan setelah flyover selesai, seperti pada flyover-flyover sebelumnya. “Kita minta tanggal 25 Desember sudah rampung semua, termasuk lampu jalan. Jadi tidak menimbulkan gangguan-gangguan.Termasuk jalan di bawah flyover,” bebernya.

 

707 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *