Lampung Bersiap Menjadi Lumbung Daging Nasional

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat meninjau Sapi Peranakan Ongole (PO) di Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan.

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat meninjau Sapi Peranakan Ongole (PO) di Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan mempersiapkan diri menjadikan Provinsi Lampung sebagai lumbung daging nasional, salah satu bentuk keseriusan tersebut dapat terlihat dengan diadakannya Pencanangan Sentra Peternakan Rakyat (SPR) serta Festival Sapi Peranakan Ongole (PO), (20/10) di Lapangan Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam sambutannya Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Ali Rahman mengatakan Peternakan sebagai lokomotif pembangunan pertanian adalah suatu keniscayaan apabila 4.204.2013 Rumah Tangga Peternak/RTP (Sensus Pertanian 2013) yang menguasai lebih dari 98% ternak di Indonesia diorganisir dan dikonsilidasikan dengan baik.

Dikatakannya, sehubungan dengan hal tersebut, maka pembangunan peternakan adalah pembangunan yang menitikberatkan relasi antar obyek (ternak) dan subyek (peternak).

Dalam konteks obyek lanjut Ali Rahman, maka pembangunan peternakan harus dioorganisir pengelolaannya dalam bentuk SPR, yaitu kawasan yang terdiri dari satu desa atau lebih yang penduduknya memiliki dan memelihara ternak dengan jumlah tertentu sebagai mata pencaharian serta dukungan sumber daya alam untuk kehidupan ternak.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri mengungkapkan bahwa sapi PO merupakan salah satu jenis sapi potong lokal unggul (plasma nutfah) hasil karya cipta intelektual bangsa indonesia sekaligus merupakan salah satu kekayaan sumberdaya genetik yang harus dilestarikan dan dikembangkan.

Wakil Gubernur juga menegaskan adapun hasil upaya kerja kita selama 5 thn terakhir salah satunya antara lain telah mampu menghasilkan bibit ternak sapi PO berkualitas SNI yg selanjutnya akan kita luncurkan dalam bentuk pemberian surat keterangan layak bibit (SKLB) dari sapi PO. Provinsi Lampung juga sangat potensial dan mempunyai keunggulan karena letaknya yang berhadapan dengan pulau jawa sebagai pangsa pasar utama produksi peternakan. Untuk sumberdaya alam, secara teknis lampung diperkirakan dapat menampung 1,4 juta satuan ternak, sedangkan yang dimanfaatkan masih sedikit.

Dalam penutupnya, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basr berpesan Provinsi Lampung adalah pemasok sapi terbesar untuk wilayah Jawa dan Sumatera. Walaupun bahan pakan ternak cukup melimpah namun jangan sampai pada saat kemarau panjang seperti sekarang ini terdapat ternak yang kekurangan pakan. Untuk itu, menurut Wagub, para peternak harus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang teknologi pakan mulai dari menanam, mengolah dan menyimpan pakan agar peternak bisa menyediakan pakan sepanjang tahun.***

Reporter : Robert

1189 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *