Mgr Henri: “Saya Ingin Dekat dengan Umat!”

Mgr. Yohanes Harun Yuwono saat homili pada Misa Requiem di Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang, Minggu 13 Maret 2016.

Mgr. Yohanes Harun Yuwono saat homili pada Misa Requiem di Gereja Katedral Kristus Raja Tanjungkarang, Minggu 13 Maret 2016.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR – Mgr. Yohanes Harun Yuwono menceritakan alasan Mgr. Henri memilih dimakamkan di Pemakaman Katolik Dharma Shanti Merta (DSM) Negeri Sakti, Kabupaten Pesawaran. Hal itu diutarakannya pada saat homili pada Misa Requiem Mgr. Dr. Andreas Henrisoesanta, SCJ, siang ini, Minggu 13 Maret 2016.

“Mgr. Henri, mengapa memilih dimakamkan di DSM Negeri Sakti? Kan ada tempat yang lebih pantas?,” kata Mgr. Harun saat bertanya pada Mgr. Henri kala itu.

Lalu lanjut Mgr. Harun, Mgr. Henri menjawab dengan nada bicara sedikit tinggi. “Saya ingin di tengah umat!,” jawab Mgr. Henri. Sontak cerita Mgr, Harun disambut tawa oleh umat yang mengikuti misa ini.

Semenjak perbicangan itu, Mgr. Harun mengaku tidak menanyakan kembali kepada Mgr. Henri terkait dipilihanya DSM Negeri sakti sebagai tempat peristirahatan terakhirnya.

“Begitu cintanya Mgr. Henri kepada kita. Beliau ingin bersama kita, bahkan saat beliau sudah menghadap Bapa. Beliau adalah Imam Agung, Gembala kita!. Beliau ingin menjadi pengantara kita di hadapan Allah,” tegas Mgr. Harun,

Mgr. Harun mengajak umat untuk menimba keteladanan iman yang diberikan oleh Mgr. Henri dalam kehidupan sehari-hari.***

Reporter: Robert

1365 Total Views 1 Views Today

One comment

  • albertus PW

    Umat dalam suatu keuskupan adalah bagian yang terpenting, dari segala yang penting.Tanpa adanya politik, ras ,dsb. Just semangat pelayanan with heart. Dan itu menjadikan kita sebuah tantangan bukan rintangan.GBU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *