Lampung Inginkan sebagai salah satu Lumbung Pangan dan Bumi Agribisnis

Asisten Bidang Ekbang Adeham (tengah) saat memimpin Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura di Ruang Rapat Balai Pelatihan Pertanian, Kamis (02/02/3016).

Asisten Bidang Ekbang Adeham (tengah) saat memimpin Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura di Ruang Rapat Balai Pelatihan Pertanian, Kamis (02/02/3016).

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura terus melakukan langkah dan upaya dalam mewujudkan Lampung sebagai salah satu Lumbung Pangan dan Bumi Agribisnis. Hal ini terbukti dari diselenggarakannya Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura di Ruang Rapat Balai Pelatihan Pertanian, Kamis (02/02/3016).

Diinformasikan oleh Karo Humas dan Protokol Bayana, Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo diwakili oleh Asisten Bidang Ekbang Adeham menjelaskan bahwa kinerja pembangunan sektor pertanian khususnya padi di Provinsi Lampung beberapa tahun terakhir cukup menggembirakan, baik dilihat dari sisi produksi maupun dari indikator ingkat pendapatan melalui Nilai Tukar Petani (NTP).

Menurutnya, Produksi padi Lampung, tahun 2015 sebanyak 3.641.767 ton GKG bila dibandingkan dengan produksi tahun 2014 mengalami peningkatan sebesar 321.703 Ton ( 9,69 %). Sedangkan bila dilihat dari indikator tingkat pendapatan melalui Nilai Tukar Petani (NTP), pembangunan sektor pertanian Provinsi Lampung Tahun 2015, menunjukkan kinerja yang sangat baik, yaitu sebesar 103,68.

“Keberhasilan ini tentu akan berdampak langsung terhadap perekonomian sebagian besar masyarakat Lampung, sehingga diharapkan musrenbang ini dapat mengidentifikasi permasalahan, peluang serta langkah dan upaya yang akan dilakukan pada tahun-tahun mendatang secara lebih konkrit, dalam upaya menjadikan Provinsi Lampung maju dan sejahtera,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Lana Rekyanti menjelaskan bahwa sumbangan sektor pertanian terdapat pembentukan PDRB Provinsi Lampung pada tahun 2014 sebesar 36,55%. Sehingga kemajuan pembangunan sektor pertanian menjadi sangat penting terhadap pembangunan daerah secara umum.

Selain itu, Lana menginformasikan bahwa terdapat Revisi Kesatu DIPA APBN Lingkup Ditjen Tanaman Pangan tahun 2016. Hal yang mendasar dalam revisi tersebut adalah terdapat beberapa DIPA TP Kabupaten dilebur menjadi TP Provinsi.

“Usulan kami ke Dirjen Tanaman Pangan untuk tetap mendelegasikan kewenangan kepada kabupaten/kota hanya disetujui sebagian, sehingga DIPA TP mandiri Tahun 2016 hanya untuk tujuh kabupaten, sedangkan kabupaten/kota lainnya masuk menjadi TP Provinsi,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Kabag Humas Heriyansyah menjelaskan bahwa dalam acara ini turut menghadirkan narasumber diantaranya Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Hortikultura Purnomo Nugroho dan Kepala Bagian Perencanaan Ditjen TP Gatut Sumbogodjati serta menghadirkan Kepala Dinas terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung serta kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.***

Reporter : Robert

676 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *