Pemprov Lampung siapkan proposal pengajuan kerja sama penyediaan bahan pangan bagi Pemerintah DKI Jakarta

Rapat rancangan proposal kerjasama penyediaan bahan pangan bagi Pemerintah DKI Jakarta, Jumat (08/01).

Rapat rancangan proposal kerjasama penyediaan bahan pangan bagi Pemerintah DKI Jakarta, Jumat (08/01).

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah mempersiapkan proposal pengajuan kerja sama penyediaan bahan pangan bagi Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta senilai 1,5 trililyun rupiah.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi saat diwawancarai sesaat setelah rapat rancangan proposal kerjasama penyediaan bahan pangan bagi Pemerintah DKI Jakarta, Jumat (08/01).

Dijelaskan Karo Humas dan Protokol Bayana, Sekda menambahkan, jumlah tersebut untuk pengembangan investasi tiga komoditi unggulan dari Provinsi Lampung. Yakni beras, sapi dan ayam potong. Rapat yang diadakan di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani antara gubernur Lampung dengan gubernur DKI Jakarta Desember tahun lalu.

Dalam pemaparannya Tenaga Ahli Pemerintah Provinsi Lampung Asrian Hendi Caya menjelaskan, produksi padi Lampung berdasarkan angka realisasi tetap 2014 sebesar 3.320.064 ton. “Setelah diolah dan dikonsumsi maka ketersediaan beras di Lampung 2014 sebesar 837.960 ton dan tahun 2015 sebesar 1.144.709 ton. “Ini tergambar, potensi perdagangan beras di Lampung sangat besar,” ujarnya.

Ditambahkan Asrian Hendi Caya, DKI Jakarta merupakan pasar beras yang besar dimana perhari dibutuhkan 2000 ton beras, Pemda DKI Jaya berusaha menjamin ketersediaan pasok beras dan kestabilan harga beras, atas kebutuhan tersebut DKI Jakarta berusaha bekerjasama dengan Lampung sebagai pemasok beras.

Ditegaskan Asrian, bentuk kerjasama yakni dengan pendirian usaha bersama dalam bentuk perusahaan patungan, modal yang disediakan DKI Jakarta sesuai kebutuhan adalah sebesar Rp. 338 Milyar lebih. Dengan rincian revitalisasi dan pembangunan RMP sebesar Rp. 220 Milyar lebih dan pengadaan gabah sebesar Rp.118 milyar lebih.

Tenaga Ahli Pemerintah Provinsi Lampung Ayihadiyat menjelaskan, potensi komoditi sapi yang menjadi salah satu unggulan dalam kerja sama ini. Kadin Jakarta mencatat kebutuhan daging sapi di Jakarta mencapai 118 ton per hari, serta konsumsi daging di DKI Jakarta setiap orang mengkonsumsi daging sapi sebanyak Rp. 29.400,- dengan penduduk sebanyak 10.012.000.

Rapat ini dihadiri Kepala Dinas Peternakan Dessy Romas, Kadis Perkebunan Edi Yanto, Kadis Pedagangan Ferynia, Kadis Kelautan dan Perikanan Setiato serta Karo Perekonomian Farizal.***

Reporter : Robert

707 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *