Satu Penderita DBD Meninggal di Pringsewu
RADIO SUARA WAJAR – Warga Pekon Pujodadi, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Bonisah (46), meninggal dunia diduga akibat terserang demam berdarah dengue (DBD). Korban meninggal pada Senin (18/1/2016) di rumahnya, seminggu setelah pulang dari Taiwan.
Seperti dilansir lampost.co, Selasa (26/1), kematian korban menambah daftar kelam kasus DBD di daerah bumi Jejama Secancanan yang selalu merenggut korban jiwa setiap tahunnya. Sebelumnya, Imam Arif Rafidiansyah (9), warga Pekon Wonokriyo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, pasien penderita dengue shock syndrome (DBD berat), meninggal dunia pada 2015 lalu. Sementara sebanyak 4 kasus DBD di Kecamatan Pardasuka, 1 orang diantaranya meninggal dunia.
Kematian Bonisah masih diragukan Camat Pardasuka, DM Fitri, jika korban sebelumnya terjangkit DBD di wilayahnya. Menurut dia, belum genap satu bulan korban pulang ke kampung halaman, korban yang bekerja di luar negeri itu dinyatakan meninggal lantaran DBD.
Meskipun demikian, dia tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar waspada akan penyebaran jenis penyakit yang sering muncul di musim hujan. Terlebih, pada meningkatnya kasus DBD yang harus merenggut jiwa salah satu warga di wilayahnya, ujar DM. Fitri.
Fitri menjelaskan sosialisasi yang telah diberikan dari dinas kesehatan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di lingkungan yang bermasalah lantaran adanya korban meninggal akibat DBD untuk menjaga kebersihan lingkungan, seperti halnya melakukan 3M +. Yakni menguras, menutup, dan mengubur, serta mendaur ulang bahan atau barang yang bisa digunakan, abatisasi, dan larvasida atau pemfogingan.
Tercacatat dari data dinas kesehatan kasus DBD sekitar 30 kasus yang tersebar di tujuh kecamatan, di kecamatan Pardasuka sekitar 4 kasus satu orang meninggal yang diduga akaibat DBD. Kasus yang tersebar merata di 7 kecamatan, yakni 5 kasus DBD di Kecamatan Sukoharjo, 6 kasus di Kecamatan Gading Rejo, 6 kasus di Kecamatan Pringsewu, 1 kasus di Kecamatan Banyumas, 5 kasus di Kecamatan Adiluwih, 3 kasus di Kecamatan Pagelaran.





