Bandarlampung Menuju Kota Cerdas

lungsir-bandar-lampung

Bandarlampung

BANDARLAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR – Setelah mengunjungi Darmajaya dan Radar Lampung TV, Konsulat Amerika Serikat Robert Ewing mengunjungi Pemprov Lampung kemarin. Robert menjadi salah satu narasumber pada seminar sehari yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung. Pada seminar yang mengangkat tema Perencanaan Transportasi Terpadu di ruang Sungkai Balai Keratun terungkap bahwa Kota Bandarlampung telah ditetapkan sebagai pusat kegiatan nasional dan sebagai salah satu kawasan andalan nasional di Sumatera.

Hal ini sesuai kebijakan nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.

Dengan Bahasa Indonesia yang terbata-bata Robert menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi alam yang sangat berlimpah dan sangat penting terhadap hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

”Jadi provinsi ini memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di ujung Pulau Sumatera dan merupakan pintu gerbang Sumatera dari arah Jawa. Posisi ini membuat Lampung tumbuh dan berkembang dengan cepat,” pujinya.

Karena itu, lanjut dia, Kota Bandarlampung sebagai ibu kota Lampung,  idealnya harus bisa bertranformasi menjadi Kota Cerdas (Smart City). ”Dengan konsep kota modern ini, maka managemen pengelolaan kota akan menjadi sangat efisien, handal dan produktif,” tuturnya.

Sementara, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemprov Lampung Adeham mengatakan, bahwa tugas berat dalam mewujudkan Smart City akan menjadi ringan melalui kerjasama dari seluruh pelaku pembangunan, baik pemerintah, swasta, perguruan tingi maupun masyarakat.

”Dengan kerjasama yang saling bersinergi tersebut kita berharap dapat segera mewujudkan Metropolitan Bandarlampung sebagai Smart City. Untuk itu dukungan dari pemerintah Amerika Serikat sangat kami harapkan,” katanya.

Senada disampaikan Kepala Bappeda Provinsi Lampung Taufik Hidayat, seminar itu sebenarnya bertujuan untuk menjalin kerjasama dan merintis peluang investasi antara pelaku usaha Amerika Serikat dan usaha di Lampung.

”Kerjasama ini akan dimulai hari ini (kemarin, Red) dengan mendengarkan pengalaman dari Amerika Serikat dibidang transportasi,” jelasnya.

1044 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *