Lampung Ditetapkan Sebagai Prioritas Wilayah Pengembangan Strategis

Suasana Seminar Kesiapan Pemprov Lampung terkait Wilayah Pengembangan Strategis MBBPT, Selasa (8/9) di Kampus ITERA.

Suasana Seminar Kesiapan Pemprov Lampung terkait Wilayah Pengembangan Strategis MBBPT, Selasa (8/9) di Kampus ITERA.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah menetapkan 35 Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) sebagai wilayah konsentrasi pengembangan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), periode 2015-2019.

Wilayah tersebut antara lain Merak – Bakauheni- Bandar Lampung- Palembang- Tanjung Api-Api (MBBPT). WPS MBBPT merupakan konsep pengembangan wilayah berbasis koridor jalan tol. Adapun jalan nasional Bakauheni – Palembang sebagai backbone WPS.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Kemen PU PUR Ir. Rezeki Peranginangin, ketika menjadi Narasumber pada Seminar Kesiapan Pemprov Lampung terkait Wilayah Pengembangan Strategis MBBPT, Selasa (8/9) di Kampus ITERA.

Acara dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Lampung Taufik Hidayat, Rektor ITERA Ofyar Z Tamin, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Hery Suliyanto, Kadis Bina Marga Budhi Darmawan, Kadis Perhubungan Idtus Efendi dan lainnya.

“Untuk itu diperlukan keterpaduan perencanaan antara infrastruktur dengan pengembangan kawasan strategis dalam WPS. Selain itu sinkroniassi program antar infrastruktur (fungsi, lokasi, waktu, sasaran dan dana),” kata Rezeki Peranginangin.

Lebih lanjut disampaikan pengaruh WPS MBBPT pada kawasan ITERA, UNILA, IAIN, dan Kota Baru. Yakni peningkatan aksesbilitas kawasan ITERA, UNILA, IAIN dan Kotabaru dari pulau Jawa, Bandar Lampung, Palembang dan Tanjung Api-api. Selain itu, konektivitas dengan pusat kegiatan industri dan perkotaan, termasuk kelancaran distribusi barang dan jasa serta peningkatan mobilitas penduduk dan tenaga kerja.

“Selain itu pengaruh jalan tol yaitu peningkatan keterkaitan sektor ekonomi kawasan ITERA, UNILA, IAIN, dan Kotabaru dengan Rantai Perekonomian Wilayah. Jalan tol juga membuka peluang keterbukaan potensi ekonomi baru kawasan ITERA, UNILA, IAIN dan Kotabaru, serta terbentuknya kawasan Metropolitan,” jelas Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Strategis Kemen PU PUR.

Sementara itu Kepala Bappeda Taufik Hidayat menjelaskan, periode RPJMD 2015-2019 atau tahap ke-3 RPJPD 2005-2025 terdapat beberapa program prioritas yang direncanakan akan segera dibangun di Provinsi Lampung. Antara lain pengembangan Metropolitan Bandara Lampung, dengan Bandar Lampung sebagai Kota Induk dan Kawasan di sekitarnya (Metro, Natar, Gedung Tataan, Jati Agung), pembangunan jalan tol dan pembangunan Jaringan Kereta Api yang erintegrasi dengan jaringan kereta api Trans Sumatera.

Selain itu Pemprov juga akan mengembangkan Kawasan Industri di Ketapang Lampung Selatan, Kawasan Industri di Tanjung Bintang dan di Mesuji. “Semuanya terintegrasi dengan Jalan Tol dan Pelabuhan, serta Kawasan Industri Maritim yang terkoneksi dengan Pelabuhan Laut. Termasuk juga pengembangan energi panas bumi dan pembangkit listrik Mulut Tambang dan pengembangan Bandara serta Pelabuhan Laut,” jelas Kepala Bappeda.

Sementara itu, Rektor ITERA Ofyar Z Tamin menjelaskan, kontribusi ITERA dalam upaya pengembangan konsep perencanaan dengan mengintegrasikan energi baru dan terbarukan (EBT). Sistem ruang terbuka hijau dan biru dimana desain sistem ruang terbuka hijau diintegrasikan dengan sistem ruang terbuka biru. Yakni untuk memaksimalkan keberadaaan air sebagai sumber kehidupan. Sumber air alami (mata air, air hujan) dan air hasil buangan akan dikelola melalui konsep ZERO run off

Dalam upaya pengelolaan kampus secara mandiri maka konsep desain ruang terbuka yaitu kebun energi. Area ini merupakan lahan tempat memanen energi surya yang dirancang terintegrasi dengan bangunan atau ruang luar di sekitarnya.

“Untuk memasok energi listrik yang dibutuhkan untuk setiap klaster fasilitas. Mikro hidro dan energi bayu (angin) juga menjadi salah satu alternatif pengembangan,” jelas Rektor ITERA.***

Reporter : Robert

 

1134 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *