Jelang Ramadan, BKPD Provinsi Lampung Sidak Keamanan Pangan

Tim Sidak Keamanan Pangan BKPD Lampung saat menyambangi pusat perbelanjaan Giant Ekspres Kemiling Bandar Lampung, Kamis 02 Juni 2016. Foto : Robert
BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Memasuki bulan Ramadan, Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Provinsi Lampung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar Kamis 02 Juni 2016 pagi. Sidak dilakukan dua pasar tradisional dan satu pasar modern. Ketiga pasar itu yakni; Pasar Smep, Pasar Way Halim dan pusat perbelanjaan Giant Ekspres Kemiling Bandar Lampung.
Ketua Tim Sidak Keamanan Pangan sekaligus Sekretaris BKPD Provinsi Lampung Dra. Bahagiati S.H., mengatakan, sidak dilakukan untuk menjamin ketahanan dan kebersihan bahan pokok selama bulan suci ramadan.
“Kita melakukan pemeriksaan dengan sampel-sampel ke pasar-pasar untuk menjamin keamanan pangan masyarakat menjelang puasa,” tutur Beggy – sapaan akrab Bahagiati – di lokasi, Kamis 02 Juni 2016.
Tim Sidak Keamanan Pangan bentukan BKPD Provinsi Lampung terdiri dari berbagai unsur diantaranya ; Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perdagangan, Dinas Komunikasi dan Informatika dan Kepolisian Daerah Polda Lampung.
Menurut Beggy, selain melakukan pemeriksaan, pihaknya juga mengambil beberapa sampel bahan pokok. Seperti daging sapi, daging ayam, produk laut, tahu, telur, sayur dan buah.
“Kita lakukan pengecekan, yang memiliki potensi formalin, untuk perikanan, ayam, daging. Kalau cek pestisida untuk sayur dan buah,” terangnya.
Menurut Sekretaris BKPD Provinsi Lampung, di dua pasar tradisional yakni Pasar Smep dan Pasar Way Halim jajarannya tidak menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya untuk dikonsumsi.
“Di kedua pasar itu tidak ada temuan, semuanya ikan bagus, daging, ayam, sayur-sayuran dan buah-buahan bagus. Tidak ditemukan formalin atau zat-zat lain yang dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh,” jelasnya.
Tetapi yang sedikit mengejutkan menurut Beggy saat Tim Sidak Keamanan Pangan BKPD Lampung menyambangi pusat perbelanjaan Giant Ekspres Kemiling Bandar Lampung. Di tempat ini timnya menemukan makanan kadaluarsa serta yang mengandung formalin.
“Yang pertama anggur, pisang pepaya, jambu biji dan apel fuji. Yang kedua kita juga temukan ikan tongkol sebanyak lima kilo gram, ikan teri medan tiga puluh dua bungkus, dan itu ternyata mengandung formalin,” bebernya.
Menurut Bahagiati, tindakan tegas pun dilakukan Tim Keamanan Pangan BKPD Lampung dengan langsung memusnahkan temuan bahan makanan yang tidak layak konsumsi tersebut.
“Ini sudah kita musnahkan bersama-sama dengan pihak manejemen Giant, disaksikan oleh Tim yang terdiri dari BPOM, Peternakan, Perikanan, Pertanian, Perdagangan, dll” pungkasnya.
Ditegaskan Ketua Tim Sidak Keamanan Pangan BKPD Lampung ini, tidak berhenti sampai disini pihaknya melakukan sidak.
“Nanti akan kita coba lagi ngecek, mudah-mudahan jadi akan lebih baik. Tahun lalu juga di Istana Buah dan lain-lain sudah kita coba dan ternyata sekarang sudah membaik,’ terangnya.
Bahagiati berharap dengan dilaksanakannya sidak keamanan pangan ini, dapat memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat.
“Bahwa pangan yang dikonsumsi khususnya di Lampung bersih dari segala zat kimia serta kebutuhan bahan pokok selama ramadan terjaga,” pungkasnya.***
Reporter : Robert





