Mewujudkan Keluarga Berkualitas dengan Cara Ini
RADIO SUARA WAJAR — Keluarga yang berkualitas lahir dari pasangan yang sehat. Pasangan yang sejahtera secara fisik, mental dan sosial. Terutama bagi wanita sebagai poros kehidupan keluarga. Wanita harus menghindari hamil yang berisiko agar menghasilkan keturunan yang berkualitas.
Lantas, apa yang harus dihindari wanita agar keluarganya tumbuh menjadi keluarga yang berkualitas? Berikut penjelasan dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty, di sela dialog kampus bertema ”Penguatan Remaja untuk Pembangunan Desa” di Universitas Airlangga Surabaya, Senin, 23 Mei 2016.
Hamil terlalu muda
Mengandung pada usia di bawah 20 tahun sangat tak dianjurkan. Karena rahim lemah bisa menyebabkan keguguran, pendarahan, berat badan bayi rendah, kanker leher rahim, bahkan sampai dengan kematian ibu atau janin.
Hamil terlalu tua
Hamil di usia terlalu tua yakni usia di atas 35 tahun juga tak kalah berisiko. Bayi bisa lahir cacat, hipertensi, lamanya proses persalinan dan pendarahan hebat.
Hamil terlalu rapat
Sebaiknya jangan hamil dengan jarak kehamilan terlalu rapat yakni kurang dari tiga tahun. Karena waktu ibu semakin berkurang untuk merawat bayi, untuk jangka panjang juga akan banyak mengeluarkan banyak biaya untuk hidup.
Hamil terlalu banyak
Jumlah anak yang dilahirkan lebih dari dua. Ini akan membuat daya tahan tubuh sang ibu semakin menurun. Bisa terjadi pendarahan hebat sampai dengan keguguran.***
Editor : Robert
Sumber : Okezone






