Per Aspera ad Astra – Melalui Kesulitan Menuju Bintang

IMG_9030

RADIO SUARA WAJAR – “Bergulat dengan Allah” menjadi tema utama dalam rekoleksi Krisma para imam di keuskupan Taniungkarang, pada Selasa (22/03/16) yang diadakan di Wisma Albertus, Pahoman. Rekoleksi tahunan untuk membarui janji imamat dalam perayaan Ekaristi ini diberikan oleh uskup keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono. Seluruh imam yang berkarya di keuskupan Tanjungkarang menghadiri rekoleksi ini yang akan dipuncaki dengan pembaruan janji imamat dalam perayaan Ekaristi di paroki Yohanes Rasul Kedaton pada pukul 17.00 WIB nanti.

Dalam pemaparannya, Mgr. Harun mengajak para imam dan semua yang hadir dalam rekoleksi, termasuk frater dan bruder, untuk mempunyai sikap hidup yang tangguh. Hidup pada kenyataannya ada yang menyenangkan, namun juga tidak sedikit yang tidak menyenangkan. Sikap yang seharusnya ada pada diri orang beriman Kristiani adalah menghadapi hidup itu dengan penuh iman. Krisis dan tantangan bukan yang harus dihindari. Jika dihadapi dengan iman, keluar sebagai pemenang adalah jaminan yang dijanjikan oleh Allah.

Berakit-rakit ke hulu, berenang ketepian (Per Aspera ad Astra – melalui kesulitan menuju ke bintang) diungkapkan oleh Mgr. Harun sebagai sebuah bentuk usaha yang pasti akan memberikan hasil yang baik, bukan sekedar hasil yang diinginkan.

Setiap tahun, di setiap keuskupan di dunia, imam, diakon dan umat beriman berkumpul bersama Uskupnya untuk merayakan Misa Krisma  Misa Krisma ini biasanya dirayakan  pada  hari Kamis Putih pagi. Namun bisa juga pada hari-hari sebelumnya pada pekan suci, ataupun di luar pekan suci asal masih dekat dengan Paskah, dengan melihat situasi dan kondisi keuskupan masing-masing, sehingga para imam sekeuskupan bisa hadir  dan umat beriman sekeuskupan pun bisa berpartisipasi dalam misa krisma ini.

Dalam Misa Krisma, uskup memberkati tiga macam minyak – minyak katekumen (oleum catechumenorum atau oleum sanctorum), minyak orang sakit (oleum infirmorum) dan minyak krisma (sacrum chrisma) – yang nantinya dipergunakan dalam pelayanan sakramen-sakramen di seluruh wilayah keuskupan sepanjang tahun itu. Selain itu dalam misa ini ada Pembaharuan Janji Imamat. Para imam, di hadapan uskup dan umat beriman yang hadir, membaharui janji imamatnya. Misa ini menunjukkan persatuan antara para imam dengan uskup mereka.

915 Total Views 2 Views Today

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *