Tiga Biarawati di Bandar Lampung ini menjadi korban penjambretan

Ilustrasi.

Ilustrasi.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Tindak kejahatan bisa terjadi pada siapa saja tanpa terkecuali, termasuk pada para Biarawati. Tiga orang Biarawati Kongregasi Hati Kudus (HK) Keuskupan Tanjungkarang, Kamis 11 Februari 2016 sekira pukul 05.30 WIB, menjadi korban penjambretan. Beruntung ketiga suster ini tidak ada yang terluka. Hanya tas berisi Buku Puji Syukur dan dompet yang isinya hanya belasan ribu rupiah serta surat Izin Mengemudi (SIM) raib digondol sang jambret.

Kejadian yang membuat para biarawati lebih waspada ini, berawal saat pada pagi buta mereka melintasi Jalan Dr. Susilo, Kelurahan Pahoman Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung. Seperti biasa para biarawati ini akan mengikuti Misa Harian di Kapel Susteran Sartika Pahoman Bandar Lampung.

Salah satu Biarawati yang menjadi korban, Suster Tatia HK kepada Radio Suara Wajar di Kalianda, Lampung Selatan Jumat, 12 Februari 2016 mengatakan bahwa pelaku jambret yang mengendarai sepeda motor ini hanya berjumlah satu orang dalam beraksi.

Menurut Suster Tatia, tindakan kejahatan yang menimpa dia dan dua suster lain yakni Suster Vero HK dan Suster Elisa HK belum dilaporkan secara resmi kepada pihak berwajib.

Kejadian pahit ini membuat Suster Tatia menjadi sedikit terauma dan tentu dijadikan pelajaran bagi dirinya dan rekan suster-suster lain agar lebih waspada jika bepergian.

“Setelah kejadian itu, untuk jalan sendiri masih pikir-pikir dulu. Saya berpesan untuk sesama suster (biarawati) dan masyarakat lain untuk berhati-hati kalau sedang di jalan ya, apalagi di tempat-tempat sepi ya,” pungkasnya.***

Reporter : Robert

1094 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *