Non Pemudik Mendominasi Korban Lakalantas Selama Musim Mudik di Lampung

Dirlantas Polda Lampung Kombes (Pol) Syamsu Riani Darusalam dalam wawancaranya dengan Radio Suara Wajar di Mapolda, (28/07).

Dirlantas Polda Lampung Kombes (Pol) Syamsu Riani Darusalam dalam wawancaranya dengan Radio Suara Wajar di Mapolda, (28/07).

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR – Korban kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Krakatau 2015 di Lampung didominasi bukan pemudik. Dari 39 kasus lakalantas yang terjadi, korban pemudik justru hanya satu orang.

Hal diungkapkan Dirlantas Polda Lampung Kombes (Pol) Syamsu Riani Darusalam usai dampingi Kapolda Lampung Brigjen (Pol) Edward Syah Pernong pada ekspose hasil Operasi Ketupat Krakatau 2015 di Mapolda Lampung, Selasa (28/07) .

Loss control bukan berarti dia pemudik yang melaksanakan kegiatan mudik, tetapi masyarakat yang ada di sekitar itu. Yang tadi contohnya, mungkin tidak ada yang pakai helm, mungkin kebut-kebutan, tidak bisa mengendalikan kendaraannya, yang  itu kita namakan loss control” kata Syamsu.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari hasil Operasi Ketupat Krakatau 2015 Polda Lampung yang berlangsung dari H-7 sampai dengan H+8 menunjukkan penurunan jumlah lakalantas.

Selama Operasi tercatat jumlah kejadian lakalantas 39 kasus. Turun 5 persen dibanding 2014 yang mencapai 41 kasus. Korban meninggal dunia 20 orang, turun lima persen daripada 2014 yang mencapai 21 orang. Korban luka berat 33 orang, turun 13 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 38 orang. Korban luka ringan 26 orang, turun 23 persen dibanding 2014 yang mencapai 34 orang.

Hanya satu item yang mengalami kenaikan sebesar 23 persen, yakni kerugian materiil yakni dari Rp350,7 juta pada tahun 2014 menjadi Rp432,6 juta pada 2015.***

Reporter : Robert

1511 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *