Lonjakan Harga Keripik Pisang di Bandar Lampung

RADIO SUARA WAJAR — Sudah sejak sepekan terakhir pedagang keripik pisang di Jalan Pagar Alam, Segala Mider, Bandar Lampung kehabisan bahan baku pisang yang biasa dikirim petani. Akibatnya beberapa pedagang keripik pisang ini menjual keripiknya lebih mahal dari harga semula yang hanya Rp40 ribu/kg saat musim liburan menjadi Rp60 ribu/kg.

Pemilik rumah produksi keripik Royyan, Desmi (45), saat ditemui di lapaknya di Jalan Pagar Alam No. 41, Bandar Lampung, Kamis (31/12/2015), mengatakan, pihaknya terpaksa menaikkan harga tapi tidak sampai dua kali lipatnya. “Dari petaninya enggak ada pisang, stoknya habis Mas. Biasanya kalau musim liburan kami jual Rp40 ribu, sekarang naik jadi Rp60 ribu,” kata Desmi.

Sementara itu, Sudirman Isun (66) pemilik toko Keripik Yaya di Jalan Pagar Alam no. 157 ini mengatakan tidak kekurangan stok bahan baku pisang karena dirinya menyiasati dengan mengambil bahan dari kebun sendiri. “Pisangnya dicari lewat saudara-saudara di kampung, saya juga memang goreng sendiri. Ini masih ada stok keripik pisang, sehari bisa 1-2 kuintal habisnya,” kata Sudirman.

Sudirman juga membenarkan beberapa toko yang mengandalkan jualan keripik pisang akhirnya tutup karena kehabisan stok. “Mereka enggak dapat dari supplier karena memang sudah habis akibat kemarau kemarin. Benar Mas, kemarin sempat ada toko yang manfaatin naikin sampai Rp80 ribu sekilo, dan itu memang tidak wajar, tapi masih saja ada yang beli,” ungkap Sudirman.

 

1813 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *