FKUB Pimpin Pembacaan Deklarasi Pemilu 2019 Aman, Damai dan Sejuk di Provinsi Lampung

Pembacaan Deklarasi Pemilu 2019 Aman, Damai dan Sejuk di Lapangan Korem 043 Garuda Hitam, Enggal, Bandar Lampung pada Rabu 19 September 2018.
BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung pimpin pembacaan Deklarasi Pemilu 2019 Aman, Damai dan Sejuk di Bumi Ruwa Jurai.
Pembacaan Deklarasi Pemilu 2019 Aman, Damai dan Sejuk itu dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Krakatau 2018 di Provinsi Lampung, di Lapangan Korem 043 Garuda Hitam, Enggal, Bandar Lampung pada Rabu 19 September 2018.
Butir-butir deklarasi ini dibacakan oleh Ketua Walubi Provinsi Lampung, Andi Lie Wirawan mewakili Ketua FKUB Lampung, Damrah Khair, yang serentak diikuti oleh KPU Lampung, Bawaslu Lampung, Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota, Polda Lampung, ketua partai peserta pemilu dan calon-calon anggota DPD asal Lampung serta eleman terkait lainnya.
Berikut butir-butir Deklarasi Pemilu 2019 Aman, Damai, dan Sejuk di Provinsi Lampung
Kami atas nama masyarakat Lampung, para peserta pemilu 2019 dan segenap elemen mendukung, unsur penyelenggara pemilu serta unsur pemerintah, dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan dan bersaudaraan berjanji untuk :
- Senantiasa menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika dalam pelaksanaan pemilu 2019.
- Menaati semua ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Mendukung suksesnya Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk.
- Menolak dan melawan segala bentuk politisasi SARA dan hoax demi suksesnya penyelenggaraan pemilu 2019.
Ketua Walubi Provinsi Lampung, Andi Lie Wirawan kepada Radio Suara Wajar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan Deklarasi Pemilu 2019 Aman, Damai dan Sejuk.
“Sehingga kiranya dapat tercipta rasa aman, nyaman dan damai di Bumi Ruwa Jurai yang kita cintai ini. Stop hoax, politisasi SARA dan politik uang,” pungkas Andi Lie Wirawan, usai acara di Lapangan Korem 043 Garuda Hitam, Enggal, Bandar Lampung.
Kapolda Lampung, Irjen (Pol) Purwadi Arianto, mengatakan apel untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana agar dapat maksimal mengamankan Pemilu 2019 mendatang.
“Operasi terpusat itu akan berlangsung selama 397 hari, dimulai dari 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019 di seluruh Indonesia, dengan melibatkan 272.886 ribu personil Polri,” katanya.
Polda Lampung sendiri lanjut Kapolda, sedikitnya menerjunakan 8.000 personil gabungan TNI-Polri untuk melakukan pengamanan, sehingga Pemilu 2019 berlangsung aman dan lancar.
Pada tempat yang sama Walikota Bandar Lampung, Herman HN mengimbau masyarakat untuk dapat senantiasa menjaga kondusifitas sehinga tercipta Pemilu 2019 aman, damai dan sejuk.
“Semoga pemilihan legislatif dan pemilihan presiden lancar. Ini kepentingan rakyat dan Negara Republik Indonesia. Kita bersatupadu jangan sampai kita saling cakar-mencakar tidak benar. Bagaimana kita memilih pemimpin yang baik untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.***
Reporter : Robert





