Gubernur Lampung : Ayo mulai konsumsi bahan baku pangan lokal!

Sekretarias Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi pada Peringatan Hari Pangan Sedunia ke- 35, Senin (12/10/2015), di Lapangan KORPRI Bandar Lampung.

Sekretarias Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi pada Peringatan Hari Pangan Sedunia ke- 35, Senin (12/10/2015), di Lapangan KORPRI Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Bupati, Walikota, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Satuan Kerja Instansi vertikal, Pimpinan BUMN dan BUMD, hotel serta rumah makan diinstruksikan untuk mengkonsumsi kudapan berbahan baku pangan lokal Lampung, buah dan sayuran lokal serta memasyarakatkan konsumsi beras siger.

Hal itu sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 4/2015. Demikian disampaikan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dalam Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-35, Senin (12/10/2015), di Lapangan KORPRI Bandar Lampung.

Dijelaskan Karo Humas dan Protokol Bayana didampingi Kabag Humas Heriyansyah peringatan tahun ini bertema “Pangan Lokal sebagai Kekuatan untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan”. Selaku Inspektur Upacara yaitu Sekda Provinsi Lampung Arinal Djunaidi. Acara dihadiri Anggota Fokorpimda Provinsi Lampung serta sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan ini Pemerintah Provinsi Lampung juga turut memberikan memberikan Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Kategori Pembina, Pemangku, Pelopor, Pelayanan dan Pelaku Ketahanan Pangan Provinsi Lampung 2015.

Adapun penerima penghargaan untuk kategori pembina adalah Nurhakim S.Pd.i dari Lampung Selatan. Kategori Pemangku R. Mulyono, S.Pd dari Lampung Selatan dan Sunarno dari Metro. Kategori Pelopor H. Supar dari Pesawaran. Kategori Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan Sub Pemberdaya Masyarakat adalah KWT Melati Mekar Sari dari Lambar, KWT Bunga Lestari dari Tanggamus dan KUP AN Nahl dari Lampung Selatan.

Sedangkan Sub Pengelolaan Pangan Lokal adalah Poklahsar Pasar Mantap dari Lampung Selatan, KWT Sekar Wangi dari Lambar dan KWT Melati dari Metro, serta Sub Peningkatan Produksi Pangan adalah Gapoktan Mekar Tani dari Tanggamus dan Gapoktan Sejahtera dari Lampung Selatan. Untuk Kategori Pelayanan adalah Penyuluh Pertanian dari Lampung Selatan dan Tanggamus.

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 46/2009 tentang Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal di Provinsi Lampung yang kemudian ditindaklanjuti dengan Intruksi Gubernur Nomor 4/2015.

Lebih lanjut Gubernur juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Hari Pangan Sedunia ke 35 di Provinsi Lampung ini merupakan momen untuk meningkatkan pemahaman, kepedulian dan menggalang kerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam meningkatkan sinergi menangani masalah pangan.

“Di masa mendatang, upaya pemenuhan pangan akan menghadapi tantangan yang semakin berat, seperti Isu global warming serta tantangan Provinsi Lampung untuk mencapai status ketahanan pangan yang mantap”, tambahnya.

Kedepan Provinsi Lampung diperlukan untuk diversifikasi pangan dengan memperluas alternatif pilihan pangan dan mendukung terwujudnya pola pangan sehingga dibutuhkan dukungan kesatuan kerja multisektor dan kerjasama multipihak.

“Diversifikasi pangan dapat meningkatkan ketahanan pangan sehingga dapat sebagai salah satu pilar pemantapan ketahana pangan dan diperlukan kerjasama multipihak mengingat kondisi yang dihadapi semakin komplek dan tidak akan terselesaikan hanya dengan satu sektor saja”, ungkapnya.

Sementara itu, seusai upacara, Sekretarias Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi kepada sejumlah media mengajak semua elemen masyarakat untuk bahu membahu mewujudkan kedaulatan pangan di bumi ruwa jurai.

Salah satu contoh bahwa Lampung berpeluang besar mewujudkan kedaulatan pangan, indikatornya adalah saat musim gadu lalu. Disini dapat dilihat, infrastruktur pertanian dalam hal ini irigasi dapat mengairi tanaman padi seluas sepuluh ribu hektar.

Maka dari itu, untuk pemerintah kabupaten terutama di tingkat pemerintah desa untuk dapat memanfaatkan dana desa guna membangun infrastruktrur pertanian, sehingga kedaulatan pangan lebih baik kedapan.

Sekda juga mengajak masyarakat Lampung untuk mengutamakan konsumsi makananan lokal.***

Reporter : Robert

749 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *