Paus Fransiskus-Patriark Kirill Serukan Perlindungan umat Kristiani TimTeng

paus-fransiskus-patriark-kirill-serukan-perlindungan-umat-kristiani-timteng-sunLlOFQTx

Paus Fransiskus dan Patriark Kirill menyerukan perlindungan terhadap umat Kristiani di Timur Tengah

RADIO SUARA WAJAR – Pertemuan bersejarah antara pemimpin tertinggi umat Katolik dengan pemimpin Kristen Ortodoks terjadi di Bandara Internasional Jose Marti, Havana, Kuba. Sebelumnya, pemimpin kedua umat Kristiani ini tak pernah bertatap muka sejak 1438.

Pertemuan keduanya juga disaksikan oleh Presiden Kuba Raul Castro selaku tuan rumah. Usai saling berjabat tangan dan beramah-tamah, keduanya melakukan pertemuan tertutup selama dua jam.

160212224028_francis_kirill_640x360_apDalam deklarasi bersama keduanya berharap pertemuan tersebut menjadi awal penyatuan sebagaimana yang dikehendaki oleh Tuhan. Tidak lupa juga keduanya menyerukan perlindungan terhadap umat Kristiani di Timur Tengah (TimTeng).

“Di negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara seluruh keluarga, desa, dan kota saudara kami umat Kristiani dibasmi. Gereja mereka secara barbar dirusak dan dijarah. Benda-benda suci mereka dirusak serta monumen bersejarah mereka dihancurkan,” ujar keduanya dalam deklarasi, seperti dikutip ITV, Sabtu (13/2/2016).

Paus Fransiskus sengaja menyempatkan diri bertemu Patriark Kirill di sela-sela agenda kunjungannya ke Meksiko. Sejak dirinya naik jabatan menggantikan Paus Benediktus, pria bernama asli Jorge Mario Bergoglio itu mengajukan diri untuk bertemu dengan pemimpin Ortodoks kapan pun dan di mana pun.

160212201728_patriarch_kirill_and_pope_francis__640x360_ap_nocredit

Pertemuan figur pemimpin Katolik dan Ortodoks Rusia adalah yang pertama sejak pemisahan gereja Barat dan Timur pada abad ke-11.

Paus Fransiskus dan Kirill bersua di Bandara Havana, Kuba, selama dua jam. Pertemuan dilaksanakan di sana lantaran Paus Fransiskus sedang dalam perjalanan ke Meksiko, sedangkan Kirill tengah mengunjungi Kuba, Brasil, dan Paraguay. Perjumpaan tersebut telah direncanakan beberapa waktu lalu.

Wartawan BBC di Havana, Will Grant, melaporkan keduanya berpelukan saat bertemu.

“Saya gembira berjumpa denganmu,” kata Kirill.

“Akhirnya,” ujar Paus Fransiskus.

Perjumpaan tersebut, sebagaimana dilaporkan Will Grant, adalah momen sangat penting. Namun maknanya lebih sarat dalam konteks diplomasi antargereja mengingat Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Rusia berpisah pada abad ke-11.

Penganut Katolik diperkirakan mencapai lebih dari semiliar jiwa di seluruh dunia, sedangkan umat Gereja Ortodoks Rusia sekitar 165 juta jiwa.

Jejak rekam
  • 1054: Pemimpin Gereja bagian Barat di Roma, Paus Leo IX, dan pemimpin Gereja bagian Timur di Konstantinopel, Cerularius, sepakat memisahkan kedua gereja.
  • 1274 dan 1439: Beberapa upaya untuk menyatukan kembali kedua gereja oleh Dewan Lyon dan Florence gagal
  • 1997: Rencana pertemuan Paus Yohanes Paulus II dan pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, Alexy II, dibatalkan.
  • 12 Februari 2016: Paus Fransiskus dan pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, Kirill, bertemu di Havana, Kuba.(bbc.com/okezone.com)
1771 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *