Paus Fransiskus mengawali tur Amerika Latin di Ekuador

150705231727_quito640

Paus Fransiskus akan mengadakan misa di Quito dan Guayaquil sebelum ke Bolivia pada Rabu

Paus Fransiskus mengawali tur Amerika Latin di Ekuador

Paus Fransiskus telah tiba di Ekuador sebagai perhentian pertama tur tujuh harinya di Amerika Selatan, yang merupakan kunjungan keduanya di wilayah itu sejak 2013.

“Semua orang di seluruh dunia harus bisa mendapatkan manfaat dari pembangunan dan kemajuan,” katanya dalam sebuah pidato di landasan pacu bandara di Quito.

Kunjungannya ini akan berfokus pada masalah kemiskinan, demikian keterangan dari Vatikan. Paus juga akan mengunjungi Bolivia dan Paraguay, namun kali ini tidak akan singgah ke negara asalnya, Argentina.

Vatikan mengatakan keputusan untuk tidak mengunjungi negara-negara besar di benua itu menunjukkan minat Paus terhadap “kaum pinggiran”.

‘Tidak adil dan tidak bermoral’

Paus Fransiskus disambut di bandara Quito oleh presiden Rafael Correa, seorang berhaluan kiri yang penganut Katolik saleh.

Correa memuji warisan multikultural Ekuador serta keanekaragamannya dan mengkritik kebijakan imigrasi yang diberlakukan negara-negara kaya.

“Mereka mencari konsumen global, bukan penduduk global. Tatanan dunia bukan hanya tidak adil, namun tidak bermoral juga,” kata Correa.

Sang Paus mengatakan “peralatan untuk membantu menghadapi tantangan saat ini” bisa ditemukan dalam kitab suci.

“Saya sudah ke Ekuador beberapa kali,” tambahnya.

“Keyakinan warganya terhadap Yesus Kristus lah yang membentuk mereka.”

Paus Fransiskus adalah pemimpin pertama gereja Katolik Roma yang berasal dari Amerika Selatan. Pada 2007, sebelum menjadi Paus, dia mengatakan di suatu pertemuan para uskup bahwa mereka hidup di bagian dunia yang paling tidak setara.

150703183402_papa_correa_afp_624

Presiden Rafael Correa mengatakan Ekuador merasa bangga dikunjungi Paus

Daun koka

Pada Rabu Paus Fransiskus akan mengunjungi Bolivia. Dia telah meminta daun koka untuk dikunyah selama di Bolivia, menurut menteri budaya Marko Machicao.

Koka, bahan dasar zat kokain, telah digunakan di wilayah pegunungan Andes selama beribu-ribu tahun untuk mengatasi masalah akibat ketinggian dan sebagai stimulan ringan.

Pada bulan September sang Paus akan berkunjung ke Kuba sebelum kemudian ke AS. Dia diakui berperan dan membantu memulihkan hubungan diplomasi antara kedua negara tersebut.

Pada kunjungan sebelumnya ke Amerika Latin pada 2013, dia berbicara di hadapan jutaan orang yang menghadiri sebuah festival Katolik di pantai Copacabana di Brazil.

1154 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *