Bentrokan Antar Kelompok Warga, Polisi Bersiaga Di Register 45 Mesuji Lampung

Print

ilustrasi

RADIO SUARA WAJAR – Jajaran Kepolisian Daerah Lampung masih bersiaga untuk mengantisipasi terjadi bentrok susulan di kawasan Register 45 Mesuji.

“Ratusan aparat masih disiagakan untuk mengantisipasi terjadi aksi balasan,” kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih saat dihubungi dari Bandarlampung, Senin.

Menurut dia, pihaknya masih berupaya melakukan penyelidikan terkait bentrokan antarkelompok warga di kawasan Register 45 Mesuji itu, sehingga tidak memicu pertikaian dan kerusuhan kembali.

“Jajaran polres setempat masih bersiaga, dan diharapkan tidak terjadi lagi bentrok antarwarga di daerah tersebut,” kata dia pula.

Informasi dari Mesuji menyebutkan sedikitnya 200 polisi disiagakan di kawasan Register 45 Mesuji yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan itu.

“Situasi saat ini sudah kondusif. Namun untuk mengantisipasi adanya bentrokan susulan, ratusan polisi dari Polres Mesuji kami siagakan terus,” ujar Kapolres Mesuji AKBP Purwanto Puji Sultan.

Puji menjelaskan, bentrokan bermula ketika kelompok warga asal Sumatera Selatan mendatangi warga di kawasan Register 45 Mesuji dan diduga terjadi insiden bentrokan dengan kelompok warga setempat terkait perebutan lahan kelola di kawasan itu.

Seperti dilansir antaranews.com, Pihak kepolisian setempat yang mendapatkan laporan adanya bentrokan itu segera mengerahkan ratusan personel ke lokasi kejadian. Polisi mengamankan sepeda motor dan barang bukti lain yang ditinggalkan para pelaku.

Pihak kepolisian telah membubarkan aksi tersebut. Sementara polisi juga tengah melakukan penyelidikan terkait dua peristiwa yang saling berkaitan itu. Situasi di lokasi saat ini masih kondusif. Namun warga, khususnya kalangan wanita dan anak-anak di kawasan Register 45 Mesuji masih mengungsi ke rumah warga lainnya. Aktivitas perekonomian juga belum berjalan normal, dan para pelajar juga belum masuk sekolah, diduga karena masih trauma dengan peristiwa bentrokan tersebut.

Aparat TNI membantu Polri yang bahu-membahu memberikan arahan serta pengertian kepada warga dari kedua belah pihak yang berseteru untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kerusuhan kembali terjadi. Hal itu diterima oleh warga, sehingga kondisi di lokasi bentrokan berangsur membaik. Saat ini personel TNI serta jajaran Polres Mesuji masih disiagakan di kedua wilayah itu, untuk tetap menjaga dan melakukan patroli.

“Personel TNI-Polri masih beriaga di lokasi, dan kami terus melakukan pendekatan serta memberikan pengertian kepada warga untuk segera kembali ke rumah masing-masing dan menjalankan aktivitas seperti biasa,” ujar Wakapolres Mesuji Kompol Sigit M.

Dia menyatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan yang akurat tentang jumlah warga yang mengungsi, namun mayoritas merupakan anak-anak dan perempuan.

Menurut dia, kondisi warga setempat masih bisa dikendalikan, dan diharapkan tidak terpengaruh dengan informasi-informasi yang menyudutkan satu pihak lainnya.

“Kami upayakan warga untuk bisa menyelamatkan dirinya dengan tidak melakukan perlawanan demi tercipta keadaan yang kondusif,” katanya lagi.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tidak terprovokasi dengan pihak lain yang memanfaatkan kondisi saat ini.

“Kami yakin persoalan ini akan bisa diselesaikan,” ujar dia.

1127 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *