UN di Lampung Tanpa Pemadaman Aliran Listrik
RADIO SUARA WAJAR – Pelaksanaan Ujian Nasional khususnya yang Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang pendidikan SMA/SMK sederajat di Provinsi Lampung diharapkan dapat berjalan lancar dan tidak akan terjadi pemadaman listrik PLN yang sudah diantisipasi sedini mungkin.
Sejumlah pihak berkaitan pelaksanaan Ujian Nasional 9UN) SMA/MA sederajat, di Bandarlampung, Senin (4/4), masih mencemaskan adanya gangguan akibat pemadaman aliran listrik oleh PT PLN yang belakangan masih menerapkan pemadaman bergilir.
Kekhawatiran itu antara lain disampaikan pihak sekolah, siswa peserta UN, dan salah satu anggota DPR RI asal Lampung Dwita Ria Gunadi, mengingat sehari sebelum pelaksanaan UN SMA/MA hari pertama pada Minggu (3/4) masih terjadi pemadaman aliran listrik di Lampung.
Pemadaman aliran listrik PLN merupakan permasalahan yang membayangi pelaksanaan UN, khususnya UN Berbasis Komputer (UNBK-Computer Based Test/CBT) di Lampung, selain adanya kebocoran soal.
Namun antisipasi tidak terjadi pemadaman aliran listrik telah dilakukan dengan penandatanganan kesepahaman (MoU) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung dengan PT PLN Distribusi Lampung.
“Kami sudah menyurati Sekda Provinsi Lampung soal persiapan UNBK ini, terutama menyangkut jaminan ketersediaan aliran listrik selama ujian itu berlangsung,” kata Sekretaris Disdikbub Provinsi Lampung Fauziah seperti dilansir antaranews.com, Senin (04/04).
Menurut dia, dengan adanya kesepakatan antara Disdikbud Lampung dengan PT PLN itu, dipastikan tidak akan ada pemadaman aliran listrik pada titik-titik sekolah yang tengah melaksanakan UNBK.
“Alhamdulillah, persoalan listrik ini sudah aman,” kata dia lagi.
Pelaksanaan UN di 15 kabupaten/kota di Lampung menurutnya sudah dipersiapkan sejak dini. Mayoritas sekolah sudah siap untuk pelaksanaan UNBK maupun UN Berbasis Kertas (Paper Based Test/PBT) pada Senin hingga Rabu (6/4) nanti.
Menurut Fauziah, untuk tingkat SMA, sebanyak 11 kabupaten/kota sudah menyatakan siap menghadapi UN itu. Sedangkan untuk SMK sederajat, sebanyak 13 kabupaten/kota juga menyatakan kesiapannya termasuk untuk melaksanakan UNBK. Jumlah daerah yang menyatakan kesiapan untuk melaksanakan UNBK tersebut lebih banyak dibandingkan UN tahun lalu.
Selain dengan PT PLN, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan kepolisian untuk mengawal soal UN. Menurut Fauziah, semua soal didistribusikan pada 1 April 2016 ke seluruh kabupaten/kota di Lampung.
“Seluruh soal itu disimpan di gudang Brimob Polda Lampung. Soal-soal itu kemudian didistribusikan dengan mengerahkan 15 armada,” kata dia.
Prioritas pendistribusian soal UN adalah daerah-daerah terpencil, dan saat pendistribusian dikawal oleh dua personel polisi dan petugas dari Disdikbud Lampung. Sebelumnya, anggota Komisi X DPR RI Ir Dwita Ria Gunadi, mengaku kecewa karena satu hari menjelang Ujian Nasional tingkat SMA/SMK/sederajat kembali terjadi pemadaman aliran listrik di Kota Bandarlampung Provinsi Lampung.
“Listrik sudah padam sejak magrib, dan sampai sekarang belum hidup. Saya kecewa karena sudah jauh hari mengimbau agar PLN tidak melakukan pemadaman aliran listrik, baik saat malam persiapan ujian maupun saat berlangsung Ujian Nasional 2016,” katanya di Bandarlampung, Minggu (3/4).
Dwita Ria berharap agar saat hari pertama UN Senin tidak terjadi pemadaman aliran listrik.
“Semoga saja tidak padam seperti malam ini, karena akan menjadi tekanan psikologis bagi siswa yang mengikuti Ujian Nasional. Konsentrasi mereka bisa terganggu dan berdampak pada hasil Ujian Nasional mereka,” ujarnya lagi.
Dwita juga mengimbau agar siswa yang mengikuti UN dapat mengerjakan soal dengan sebaik-baiknya.
“Siswa yang besok Ujian Nasional harus mengutamakan kejujuran, karena pendidikan bertujuan untuk membentuk karakter, jadi bukan sekadar memperoleh nilai. Jadi selain nilai harus bagus, kejujuran harus menjadi karakter yang melekat,” katanya pula.
Legislator dari Partai Gerindra itu mengaku akan meninjau pelaksanaan UN 2016 yang dimulai Senin ini.
“Saya meninjau langsung pelaksanaan Ujian Nasional ke beberapa sekolah yang ada di Lampung. Salah satunya ke SMAN 9 Bandarlampung, karena sudah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Saya ingin memastikan langsung bahwa pelaksanaan Ujian Nasional di Lampung berjalan lancar,” ujar Dwita Ria.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Hery Suliyanto memastikan proses pelaksanaan UN 2016 telah dipersiapkan secara matang sebelumnya, sehingga diharapkan berjalan lancar dengan hasil maksimal.
Pendistribusian naskah soal UN berbasis kertas (Paper Based Test/PBT) maupun pengamanannya dilakukan secara maksimal. Begitu pula UN Berbasis Komputer (Computer Based Test/CBT) telah disiapkan secara optimal, sehingga meminimalkan kemungkinan kebocoran soal.
UN tingkat SMA, SMK dan MA berlangsung serentak pada Senin (4/4) hingga Rabu (6/4), di Provinsi Lampung akan diikuti 1.121 sekolah pelaksana, yaitu 77 sekolah pelaksana UN CBT dan 1.044 sekolah pelaksana UN PBT. Sedangkan total siswa peserta UN 2016 baik CBT maupun PBT di Lampung sebanyak 87.907 siswa, yaitu 17.733 siswa yang ikut UN CBT dan 70.174 siswa yang ikut UN PBT.




