Berapa Banyak Kita Harus Minum Air per Hari?

Ilustrasi. Foto : Shutterstock

Ilustrasi. Foto : Shutterstock

JAKARTA, RADIO SUARA WAJAR – Minum air sangat penting untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh. Minuman terbaik adalah air putih karena tidak mengandung kalori, zat yang bersifat diuretik, dan tidak mengandung bahan pengawet maupun pewarna.

Menurut Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG) Budi Wiweko, masih banyak masyarakat belum sadar pentingnya minum air atau mengetahui berapa banyak kebutuhan cairan untuk tubuh.

“Hidrasi itu faktor nutrisi yang terlupakan. Hidrasi sangat penting kaitannya dengan kesehatan,” ujar dokter yang disapa Iko dalam jumpa pers Indonesian Hydration and Health Conference (IH2C) di Hotel JW Marriot, Jakarta, Rabu 16 Maret 2016 seperti dikutip kompas.com.

Perlu diketahui, Kebutuhan asupan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, berat badan, penyakit, hingga iklim.

Kebutuhan air pada bayi atau anak-anak dan lanjut usia tentunya lebih sedikit dibanding orang dewasa sehat. Normalnya, remaja dan dewasa sehat perlu minum air putih 8 gelas per hari atau dua liter.

“Minum air 8 gelas per hari itu sangat vital. Tidak boleh dilupakan,” kata Ketua Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM Fiastuti Witjaksono dalam acara yang sama. Namun, pada orang gemuk, kebutuhan cairan juga lebih banyak.

Fiastuti menjelaskan, cara menghitung kebutuhan air adalah 30 ml per kilogram berat badan. Jika berat badan 90 kg, maka kebutuhan cairan sekitar 2700 ml.

Bagaimana dengan ibu hamil? Kebutuhan cairannya tentu juga berbeda. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi Shanty Olivia F Jasirwan mengungkapkan, kebutuhan air bagi ibu hamil bertambah 300 ml. Sedangkan, ibu menyusui bertambah lebih banyak, yaitu 500-600 ml.

Fiastuti menambahkan, tanpa disadari manusia setiap hari bisa mengeluarkan cairan sebanyak 1300-3500 cc. Saat bernapas, cairan yang keluar sekitar 250-350 cc. Kemudian buang air kecil 500-1000 cc dan buang air besar sebanyak 100-200 cc.

Saat cuaca panas dan aktivitas tinggi, cairan akan lebih banyak keluar. Untuk itu sangat penting menjaga asupan cairan agar tidak dehidrasi dengan mengetahui berapa banyak cairan yang dibutuhkan tubuh.***

Editor : Robert

455 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *