Pemkot Bandarlampung Siapkan Bantuan Korban Banjir

w750_h400px__1441274697RADIO SUARA WAJAR – Pemerintah Kota Bandarlampung menyiapkan bantuan untuk korban banjir yang merendam empat kelurahan di Kota Tapis Berseri ini beberapa hari lalu.

“Pemkot sudah menyiapkan bantuan untuk korban banjir, namun untuk besarannya kami lihat berdasarkan nilai kerugiannya,” kata Wali Kota Bandarlampung Herman HN saat meninjau warga korban banjir pada Rabu (16/3), untuk memastikan kondisi mereka dan bantuan yang dapat diberikan.

Seperti dilansir antaranews.com, pada Selasa (15/3) ratusan rumah warga dari empat kelurahan yakni Kelurahan Pesawahan, Kelurahan Gedung Pakuan di Kecamatan Telukbetung Selatan, Kelurahan Kota Karang di Kecamatan Telukbetung Timur, Kelurahan Kuripan di Kecamatan Teluk Betungbarat terendam banjir

Air yang meluap menembus beronjong yang sudah dibangun, sehingga secara spontan warga yang tengah berada di rumah berhamburan keluar meskipun sedang hujan deras.

“Pasti akan kami bantu, tapi didata dulu dan tidak mungkin kita data secara global penerima bantuannya harus dilihat siapa yang mendapat kerugian berat atas bencana ini,” kata Herman pula.

Herman HN yang menjabat Wali Kota periode kedua ini turut membantu warga membersihkan rumah, WC umum serta tempat ibadan dan juga melakukan pemantauan hingga malam hari.

“Sampai dengan malam, kami masih membagikan warga makanan yang diperlukan,” kata dia lagi.

Empat kelurahan di Kota Bandarlampung terendam banjir akibat Sungai Belau meluap karena intensitas hujan sejak pagi hingga sore sangat tinggi

“Air mulai meluap pada pukul 13.30 WIB, hanya sekitar 15 menit rumah sudah kemasukan air sampai sedengkul orang dewasa,” kata Musori, warga Kelurahan Pesawahan Kecamatan Telukbetung Selatan.

Diungkapkannya, air yang datang begitu cepat, sehingga warga ketakutan dikira tsunami datang karena air di sungai awalnya tidak tinggi. Suyitno, warga Kelurahan Kota Karang mengatakan kejadiannya sangat cepat hingga warga tidak sempat untuk menyelamatkan barang berharga di rumah.

“Sebagian warga meninggalkan kendaraan bermotor yang ada, karena air yang datang begitu cepat dan langsung merendam rumah warga,” kata dia.

 

758 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *