Pleno Penetapan Pemenang Pilkada Bandarlampung 21 Desember

w750_h400px__KPU_Lampung57RADIO SUARA WAJAR – Pleno Komisi Pemilihan Umum Kota Bandarlampung terkait pemenang pada pemilihan kepala daerah tanggal 9 Desember lalu akan dilaksanakan pada tanggal 21 Desember mendatang.

“Pleno penetapan pemenang akan dilaksanakan tanggal 21 nanti. Sementara kemarin hanya pleno untuk rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara, bukan penetapan pemenang,” kata Ketua KPU Kota Bandarlampung Fauzi Heri, di Bandarlampung, seperti dilansir antaranews.com, Kamis (17/12).

Dari hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung, rekapitulasi sementara form C1 mengunggulkan nomor urut dua Herman HN ? Yusuf Kohar sebesar 86,66 persen.

“Jika tak ada gugatan ke MK, sesuai schedule, penetapan dilakukan pada 21 Desember mendatang,” kata Heri.

Ia melanjutkan, pleno kemarin pasangan nomor urut dua Herman HN ? Yusuf Kohar memperoleh suara terbanyak yakni 358.249 suara atau 86.66 persen. Sedangkan untuk pasangan calon nomor urut tiga Tabroni Harun-Komarunizar memperoleh 46.814 suara dan untuk pasangan jalur independen nomor urut satu M. Yunus-Ahmad Muslimin, hanya memperoleh 8.325 suara.

“Ada yang keberatan silakan saja, akan kami klarifikasi. Kalau pun masih tidak diterima saksi yang merasa keberatan kami langsung minta untuk mengisi form keberatan, jadi tak akan pengaruhi hasil pleno kemarin,” katanya.

Terkait hasil pleno ini, Leasion Officer (LO) Thobroni Harun ? Komarunizar, Rajiman Jamal pada akhir pleno menyatakan penolakan atas penyelenggaraan pemilihaan wali kota (Pilwakot) yang diduga banyak kecurangan.

“Kami juga sedang mengajukan materi gugatan ke Mahkamah Kontitusi (MK) terkait pelanggaran ini. Dan perlu kalian ketahui, MK bukan hanya materi perolehan suara yang beda jauh,” kata dia.

Ia melanjutkan, yang dilaporkan ialah tindakan kecurangan pilkada dari keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dan pelanggaran lainya. Selain itu, penyelenggaraan Pilkada Kota Bandarlampung merupakan yang terburuk sepanjang pergelaran pilkada.

“Jadi kami secara jelas menolak pleno dan penetapan hasil rekapitulasi hari ini. Banyak indikasi kecurangan yang sistematis dan secara masif terang-terangan menggunakan ASN untuk mencoblos nomor urut dua,” kata dia kemarin.

Sementara itu, Liaison Officer Herman HN, Yusuf Kohar, Rakhmat Husein DC mengatakan terkait tudingan pelanggaran dan keterlibatan secara sengaja ASN pada timnya, pihaknya sudah menggunakan cara yang benar.

“Jika keberatan dan akan menggugat ke MK itu silakan saja, itu hak mereka. Tapi ini murni hasil kampanye kami, dan tidak ada sedikit pun money politik yang kami gunakan,” kata dia.

 

940 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *