Pesta Raya Suster FSGM

kaul

Sr. M. Gerarda FSGM mengikrarkan kaul kekal, di Kapel biara FSGM, Pringsewu, Lampung, Rabu (25/11)

RADIO SUARA WAJAR – Rabu, 25/11 di Kapel Biara St. Yusup, Pringsewu para suster FSGM bersyukur atas perjalanan panjang dalam hidup membiaranya dengan segala suka dukanya. Mereka ada yang yang merayakan: 60 tahun Profesi: Sr. M. Norberti, 50 tahun Profesi: Sr. M. Imelda, Sr. M. Caroline, Sr. M. Laurenza, 25 tahun Hidup Membiara: Sr. M. Yoannita, Sr. M. Paulina, Sr. M. Reinalda, Sr. M. Evarista, Sr. M. Paskalia, Sr. M. Clara, Sr. M. Emilia, dan mengikrarkan Profesi Kekal: Sr. M. Gerarda, Sr. M. Hedwigis, Sr. M. Natalia, Sr. M. Alexia, Sr. M. Katarina, dan Sr. M. Maura.

Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Mgr. Yohanes Harun Yuwono. Dalam khotbahnya Uskup memaparkan perbedaan antara orang yang bernazar dengan yang berkaul. Bernazar itu: bersyarat, bermental dagang, tidak beriman jika Allah tidak mengabulkan doanya, ujar Uskup.Sementara berkaul adalah: penyerahan diri seutuhnya kepada Tuhan tanpa syarat, tanpa mencari keuntungan dalam situasi apa pun, dihayati dengan rela meski harus kehilangan segala-galanya. “Siap menderita, siap melupakan diri sendiri,” ujar Uskup.

Uskup juga mengatakan, bahwa panggilan hidup religius itu merantau. “Merantau berarti meninggalkan kenyamanan dan menuju sesuatu yang belum pasti dan setia pada yang memanggil. Usai Perayaan Ekaristi acara dilanjutkan dengan ramah-tamah di aula.

Kontributor: M. Fransiska FSGM

 

1517 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *