Tol Sabahbalau Capai 5 Km

w750_h400px__1447613001

Proses pengembangan lahan terus dilakukan dengan melakukan pembukaan lahan yang telah selesai dalam proses pembebasan pada Sabtu (14/11).

KALIANDA, RADIO SUARA WAJAR – Pengerjaan jalan tol di Desa Sabahbalau, Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan, telah mencapai 5 km. PT Waskita Karya (WK) mengaku hingga akhir 2015, mereka menargetkan 10 km selesai, dari 40 km yang menjadi tanggung jawab PT WK.

Pemantauan Lampung Post, Minggu (15/11), masih terdapat 2 unit buldoser, 1 ekskavator, 4 dump truck, 1 grader, 1 compactor, dan 1 pneumatic-tired roller (finisher) untuk pembersihan lahan atau land clearing.

Pengerjaan lahan itu sempat menjadi tontonan warga sekitar. Mereka mengaku ingin melihat pekerjaan yang dilakukan dengan alat-alat berat itu. “Ya, kami ke sini cuma nonton,” kata warga yang ditemui di lokasi itu, seperti dilansir lampost.co, Minggu (15/11).

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang konstruksi yang menjadi pengembang titik 39+400 sampai 80+000 ruas Sabahbalau itu, Sabtu (14/11), mulai membersihkan lahan sepanjang 1,15 km. Lokasinya terletak di antara lahan yang sudah land concrete (LC) sepanjang 2,9 km dan tanah PTPN 7.975 meter.

Proses pembersihan dilakukan dengan membuang humus memakai buldoser, dipadatkan menggunakan grader, kemudian ditimbun tanah merah menggunakan ekskavator, lalu diratakan.

Engineer Manager PT WK, Marsesa Edward, mengatakan kini pihaknya terus melakukan percepatan pembangunan tol, sehingga mereka berharap Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung membebaskan 10 km lahan warga hingga akhir tahun.
“Tahun ini kami targetkan 10 km lahan sudah dibebaskan atau sudah diganti rugi,” kata pria yang akrab disapa Edo ini, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (14/11).

Edo mengatakan lahan sepanjang 1,15 km yang dibersihkan sudah mendapat izin dari warga. “Tanah yang sudah dibebaskan kan sudah bisa dibersihkan. Masyarakat juga sudah menganjurkan seperti itu. Pohonnya dikit dan pohon karetnya masih kecil,” ujarnya.

Supervisor pembebasan lahan tol, Gimun Santoso, mengatakan kini BPN sedang melakukan pengukuran di titik 70+000 sampai 74+950. “Lahan sepanjang 4,9 km itu berada di antara Desa Lematang dan Desa Serdang. Informasinya tinggal hitung tanam tumbuh. Kalau harga tanah, sudah,” kata Gimun yang ditemui di lokasi land clearing.

Saat ditanyakan mengenai target 10 km lahan tol bebas, Gimun menyerahkan sepenuhnya pada pihak BPN. “Itu BPN yang mengukur. Kami nyiapin patok saja, yang mendampingi pemasangan patok agar jangan sampai melebihi.”

Sudah Dicor

Edo juga mengatakan kini pihaknya sudah mengecor (rigid) 1,4 km jalan tol dari 2,9 km yang sudah land concrete (LC). “Kemarin pas Presiden Jokowi ke sini masih 1,025 km yang sudah rigid. Sekarang sudah rigid 1,4 km,” kata Edo.

Menurut dia, PT WK total hanya mengerjakan jalan tol sepanjang 40,6 km. “Kalau yang 80+000 ke atas sana, itu sudah kerjaannya Adi Karya.”

 

800 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *