Polisi dan Polhut Digebuki

uploads--1--2013--11--91204-ilustrasi-pengeroyokan-gerebek-narkoba-polisi-malah-ditodong-pistol-dan

Ilustrasi

BLAMBANGANUMPU, RADIO SUARA WAJAR – Empat petugas keamanan Inhutani Waykanan melaporkan dugaan penganiayaan yang menimpa mereka ke Polres setempat. Dugaan penganiayaan yang menimpa Bripda Wawan Andika dan Brigpol Heri Prayitno (anggota Polres Waykanan), Tomi (anggota Polhut Disbunhut Waykanan), serta Rudi Saputra (Satpam Inhutani) itu diduga dilakukan sekelompok orang dari Kampung Umpukencana, Blambanganumpu.

Kasatreskrim Polres Waykanan AKP Ardhy Agung Permadi mengatakan, setelah mendapatkan laporan keempat korban pihaknya lantas melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti serta meminta hasil visum.

Menurut dia, dari keterangan korban, penganiayaan berawal dari kecurigaan mereka ketika menemukan mobil Strada Silver tanpa nomor polisi terparkir di dalam areal PT PML/Inhutani. Saat itu, tidak ada siapapun di dalam mobil sehingga keempatnya mencurigai mobil itu akan digunakan untuk berbuat kejahatan sehingga mereka berinisiatif mengempeskan ban mobil tersebut.

Dikatakan Ardhy usai mengempeskan ban mobil mereka kembali ke kantor perusahaan. Namun, karena penasaran keempatnya lantas kembali ke lokasi tempat mobil itu berada dan saat itulah datang massa yang belum diketahui asalnya langsung menganiaya mereka.

Sementara, salah seorang saksi mata yang meminta namanya tidak dipublikasikan mengatakan, kedatangan massa karena mendapatkan laporan dari pembawa mobil Medi dan Elwadi yang menyatakan mobil mereka dikempeskan seseorang di tengah kebun. Sumber itu mengatakan mobil itu milik Haris Nasution yang saat itu dipinjam sopirnya untuk berburu kancil ke Inhutani. Mendengar kabar bahwa mobil itu dikempeskan di tengah kebun maka dirinya bersama teman-temannya beserta Haris langsung berangkat ke lokasi.

Sementara itu, Haris Nasution yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Waykanan tersebut membenarkan bila kedatangan mereka ke areal kebun Inhutani untuk memastikan keselamatan sopirnya tetapi malah ditodong senjata laras panjang oleh dua orang yang tidak dikenal yang turun dari mobil Hiline. Dia memastikan sebelum berangkat ke lokasi dirinya terlebih dahulu melaporkan kejadian yang dialami sopirnya ke Kapolsek Blambangan Umpu.

 

1231 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *