Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal

0525b

Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal

ucanews.com – Pastor Silas Bogati, dari Vikariat Apostolik Nepal, mengatakan bahwa Gereja Katolik terus menyalurkan bantuan bagi para korban gempa bumi di Nepal. “Ini adalah bentuk kesaksian kita  di Nepal saat menyalurkan karya kasih dan belarasa bagi orang-orang yang telah kehilangan segalanya,” kata imam itu.

Ia mengatakan, “Pelayanan  solidaritas Gereja Katolik terus dilakukan, terutama di distrik-distrik terpencil. Dalam beberapa hari terakhir kami mengadakan rapat koordinasi dengan semua imam, suster, yang terlibat dalam membantu para korban, bersama perwakilan dari Karitas dan dengan uskup.”

“Kami telah mengembangkan rencana aksi bersama untuk membantu masyarakat yang terkena dampak gempa bumi dengan langkah-langkah jangka pendek dan jangka panjang. Kini kami mulai berpikir tentang rekonstruksi.”

“Vikariat berencana membantu sebanyak mungkin bagi keluarga-keluarga yang berdampak dan tujuan kami adalah memenuhi kebutuhan dari sekitar 2.000 keluarga,” kata Pastor Bogati.

“Saya baru saja kembali dari distrik Gorkha untuk memantau situasi. Di sana ada para pastor Salesian yang membantu para tunawisma. Kami telah menyediakan pasokan bantuan untuk 2.235 keluarga di desa Mucchok dan desa Sourpani. Imam, religius dan umat awam, bekerja keras: banyak juga yang datang dari India untuk membantu kami,” tambahnya.

Imam itu menyantakan, “Karitas, berkat bantuan internasional, Gereja telah menyalurkan bantuan di banyak desa. Orang berterima kasih kepada kami dan menyatakan rasa terima kasih mendalam atas kesaksian Kristen di Nepal saat menyalurkan karya kasih dan belarasa bagi orang-orang yang telah kehilangan orang yang mereka cintai, rumah mereka, dan semua properti mereka. Mereka harus mulai dari awal.”

Menurut perkiraan pemerintah Nepal, jumlah korban tewas akibat gempa  25 April tersebut telah mencapai 8.631 orang dan 21.838 cedera.

Polisi Nepal telah melaporkan bahwa pencarian terus dilakukan untuk 346 orang hilang, termasuk 106 warga asing. Gempa utama dan ratusan gempa susulan telah merusak 462.646 rumah, setengahnya berada di wilayah tengah negara itu.

 

677 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *