Puluhan Keluarga Poligami Gelar Kongres di Mojokerto

poligamid

Puluhan Keluarga Poligami Gelar Kongres di Mojokerto

Pasuruan, detiknews,com – Ditengah poligami dipandang tabu di masyarakat, sekitar 70 keluarga poligami dari berbagai daerah di Indonesia justru menggelar kongres di Pacet, Mojokerto. Kongres ini bertujuan ereduksi stigma negatif masyarakat terhadap pelaku poligami.

Kongres yang pertama kali digelar ini bakal membentuk pengurus Poligami Sakinah Grup (PSG), Minggu (19/4/2015).

Salah seorang panitia acara, Kiai Ahmad Mudhoffar mengatakan, pertemuan sekaligus silaturrahmi ini dihadiri sekitar 70 keluarga poligami yang tergabung dalam PSG.

Tak hanya dari Mojokerto, keluarga poligami datang dari berbagai daerah. Antara lain, dari Jepara, Jombang, Tasikmalaya, Bandung, Medan, Jakarta, Solo, Bondowoso, Probolinggo, dan Malang.

Selain sebagai ajang silaturrahmi, lanjut Mudhoffar, pertemuan ini sebagai ajang musyawarah untuk menetralkan stigma negatif masyarakat terhadap pelaku poligami. “Kita netralkan opini anggapan bahwa poligami sumber masalah di keluarga. Justru ini menyelesaikan masalah perzinaan, perselingkuhan yang semakin marak di masyarakat,” katanya kepada detikcom.

Mudhoffar menuturkan, PSG dibentuk baru secara aklamasi awal 2015. Selama ini, komunikasi antar anggota melalui media sosial WhatsApp. “Seluruh Indonesia anggota kami sudah sekitar 300 keluarga poligami,” ungkap kiai yang kini beristri 2 itu.

Dalam pertemuan ini, beberapa pelaku poligami yang didominasi pengasuh pondok pesantren itu mengajak serta istri-istri mereka. Penyamaan persepsi, pembahasan visi-misi grup, serta pembentukan pengurus PSG juga bakal dibahas dalam pertemuan ini.

1083 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *