Konsumsi Ikan RI Kalah Jauh dari Malaysia & Jepang

konsumsi-ikan-ri-kalah-jauh-dari-malaysia-jepang-qUgaSWzGeu

Konsumsi Ikan RI Kalah Jauh dari Malaysia & Jepang

Jakarta, Okezone.com – Merujuk pada data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, tahun 2014 konsumsi ikan nasional hanya mencapai 38 kg per kapita per tahun. Sedangkan di Malaysia sudah mencapai 70 kg dan Jepang 140 kg per kapita per tahun. Di tahun 2019, pemerintah menargetkan konsumsi ikan nasional per kapita per tahun bisa mencapai 50 kg.

Melihat fenomena tersebut, Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) RI menilai kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan dan olahannya masih sangat rendah. Padahal kebutuhan nutrisi dan protein merupakan modal dalam pembentukan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera.

“Tingkat konsumsi ikan perlu terus didorong karena ikan tidak hanya sebagai sumber protein tetapi juga mengandung lemak, vitamin dan mineral yang sangat baik bagi tubuh. Kita ingin SDM Indonesia berkualitas,” ungkap Anggota IKAL 49, Widodo Sigit dalam keterangan tertulis Sabtu (28/3/2015).

Padahal kata dia, manfaat yang terkandung dalam ikan serta dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan, maka perlu terus dilakukan gerakan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan dan olahannya secara terus menerus. “Generasi cerdas dan sehat tentunya merupakan dambaan setiap keluarga Indonesia. Kita harapkan konsumsi Ikan masyarakat Indonesia bisa meningkat dari tahun ke tahun,” kata Widodo.

Sementara itu, Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Fakultas Hukum 1988 (Kagama FH88) Jamaslin Purba mengatakan, kandungan protein yang besar dalam ikan diharapkan mampu memperbaiki kebutuhan gizi masyarakat Indonesia selain dari daging yang harganya lebih tinggi. Menurutnya, meningkatnya konsumsi ikan juga diharapkan bisa berpengaruh pada peningkatan kecerdasan masyarakat Indonesia.

“Kita akan mendukung program pemerintah untuk menaikkan konsumsi ikan nasional yang rendah. Selain itu kampanye makan ikan merupakan salah satu upaya mendukung nelayan dan petani untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka.” Kata Jamaslin yang juga merupakan pemrakarsa kampanye Ayo Makan Ikan yang juga didukung oleh IKAL 49 dan GMT Property Management.

671 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *