Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung Rayakan Pesta Nama Santa Pelindung

Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono dan Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung RD Apolonius Basuki pada cara tumpengan dan makan bersama di gereja setempat, Rabu 22 Agustus 2018.

Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono dan Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung RD Apolonius Basuki pada acara tumpengan dan makan bersama di gereja setempat, Rabu 22 Agustus 2018.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com — Pesta nama tahun ini menjadi momentum bagi seluruh umat di Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung Bandar Lampung untuk semakin dewasa dalam iman dan persaudaraan.

“Saya berharap umat semakin dewasa, sesuai dengan nama pelindung paroki ini, Maria Ratu Damai. Semoga juga umat Teluk (Paroki Maria Ratu Damai) makin rendah hati, cinta damai seperi Bunda Maria. Juga rasa persaudaraan antar sesama umat dapat terjalain lebih baik lagi,” kata Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung, RD Apolonius Basuki.

Romo Apol juga memiliki harapan untuk umat di paroki yang dipimpinnya itu untuk senantiasa membangun semangat persaudaraan sejati.

“Mari sama-sama membangun persaudaraan sejati dengan semangat melayani seperti teladan Bunda Maria Sang Ratu Damai,” katanya saat ditemui Radio Suara Wajar di Pasotaran, Jumat 24 Agustus 2018.

Pada tempat yang sama Pastor Rekan Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung, RD Philipus Suroyo menyampaikan harapan senada untuk umat setempat.

“Kiranya umat semakin setia mengikuti jalan Tuhan seperti Maria, yang secara pasrah menjalani jalan hidup yang dikehendaki Tuhan. Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu, begitu kata Maria,” ungkap Romo Roy.

Romo Roy berpesan agar umat mampu menyimpan perkara dan persoalan dalam diri sembari menangkap rencana Tuhan yang dikehendaki pada hidup kita.

“Tulus, dan penuh iman dalam menjalani kehidupan, dengan segala muatannya; susah, senang, pahit maupun getir dalam hidup, kita dengan rendah hati harus menerima, begitu teladan Bunda Maria kan,” katanya.

Terakhir, Romo Roy berpesan pada seluruh umat di Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung yang merayakan pesta ini, untuk siap menjadi duta damai. “Tentunya untuk senantiasa mau berdamai dengan siapa saja,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu umat, Dionisius Herowanto juga memiliki harapan khusus untuk perayaan pesta nama paroki yang dicintainya itu.

“Harapan saya, umat semakin memaknai hidup dengan spirit seperti Bunda Maria yang dengan setia dan tekun mengerjakan tugas-tugas kita sesuai dengan kehendak Bapa di surga, Amin,” ungkap Wakil Ketua Stasi Maria Ratu Damai Teluk Betung ini.

Seperti diketahui, sejumlah rangkain acara dalam rangka pesta nama pelindung beberapa sudah digelar seperti ; Festival paduan suara, Misa Syukur oleh Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Yohanes Harun Yuwono dibarengi tumpungen dan makan bersama. Kegiatan terakhir berupa jalan sehat yang bekersaja sama dengan Yayasan Insan Damai dan RSIA Santa Ana akan diadakan pada Minggu, 26 Agustus 2018.

Merujuk pada dokumen terakhir, 22 Agustus 2018, Paroki Maria Ratu Damai Teluk Betung Keuskupan Tanjungkarang ini memasuki usia ke-69 tahun.***

Reporter : Robert

1387 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *