Palestina Atur Pertemuan Imam Al Azhar dengan Paus Fransiskus

Syeik Ahmed el-Tayyib, imam besar Al Azhar, Kairo, Mesir, bertukar cendera mata dengan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus dalam audiensi pribadi keduanya di Istana Apostolik, Vatikan City, 23 Mei 2016. Foto : AP/Max Ross
YERUSALEM, RADIO SUARA WAJAR – Paus Fransiskus melakukan pertemuan bersejarah dengan Imam Besar Al Azhar Ahmed al Tayeb di Vatican City, Vatikan. Otoritas Palestina mengklaim sedikit banyak memiliki peran dalam catatan sejarah tersebut.
Seperti diwartakan Middle East Monitor, Rabu 25 Mei 2016, Menteri Urusan Agama Palestina Mahmoud al Habbash mengaku pertemuan tersebut terjadi setelah adanya tidak lanjut Presiden Mahmoud Abbas dan diplomat lainnya dengan kedutaan besar mereka di Vatikan.
Al Habbash mengatakan para pemimpin Palestina kini memantau secara hasil pertemuan antara dua pemimpin umat agama tersebut.
Pusat informasi Al Azhar menyampaikan dalam pertemuan bersejarah itu kedua pemimpin sepakat untuk mengoordinasikan upaya-upaya memperkuat perdamaian dan menyebarkan budaya toleransi, koeksistensi negara-negara serta melindungi orang-orang dari kekerasan, ekstremisme, kemiskinan, dan penyakit.
Pertemuan tersebut mengakhiri kebuntuan kedua lembaga selama lima tahun terakhir. Al Azhar memutuskan hubungan dengan Vatikan setelah Paus Benediktus XVI mengaitkan Islam dengan kekerasan pada 2006. Hubungan sempat membaik. Namun, pada 2008 hubungan keduanya kembali memburuk setelah Paus Benediktus berkomentar mengenai penyerangan terhadap gereja Mesir.
Juru bicara Vatikan Federico Lombardi menambahkan, kedua pemimpin agama terbesar di dunia itu terutama membahas tentang sejumlah tantangan umum yang tengah dihadapi dunia dalam segi keimanan, baik oleh para pemuka agama maupun kaum beriman di seluruh dunia.***
Editor : Robert



