Wagub Lampung Pastikan Pecat PNS Terbukti Narkoba

Wakil-Gubernur-LampungRADIO SUARA WAJAR – Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri memastikan sanksi pemecatan secara tidak hormat kepada pegawai negeri sipil yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaraan narkoba.

Ditegaskan oleh Wakil Gubernur usai peresmian Satgas Antinarkoba di Gedung Serba Guna Universitas Lampung pemerintah provinsi siap untuk mendukung secara penuh upaya pemberantasan narkoba di daerah ini, sehingga semua harus dimulai dari lingkungan terdekat.

Menurut dia, pemberantasan narkoba itu tidak dapat dilakukan secara individual saja melainkan harus dilaksanakan secara luas atau lintas sektoral. Maka dari itu, harus dimulai dari diri kita, lingkungan, keluarga. Dirinya berharap satgas ini juga tidak hanya sebatas seremonial belaka.

Ia mengingatkan, narkoba sekarang sudah merasuk ke semua lini, sehingga tidak bisa diperangi oleh satu instansi. Dikatakannya pembentukan Satgas Antinarkoba tidak hanya menjadi jargon, namun benar-benar memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Lampung. Wagub menambahkan, dalam deklarasi pembentukan Satgas Antinarkoba dari 10 ribu orang, 2.500 di antaranya adalah kepala desa dan 15 kepala daerah se-Provinsi Lampung.

Hal itu menunjukkan Pemprov Lampung sudah berperan dalam pemberantasan narkoba. Masih menurut Wagub tahun lalu Pemprov Lampung juga telah mencanangkan tindakan rehabilitasi terhadap 100 ribu pecandu narkoba. Sedangkan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengapresiasi dukungan Pemprov Lampung atas pembentukan Satgas Antinarkoba hingga melibatkan para perangkat desa.

Dia berharap mudah-mudahan langkah ini dapat dijadikan contoh bagi wilayah lainnya di Indonesia, sehingga upaya pemberantasan narkoba dapat diselesaikan oleh seluruh masyarakat negeri ini. Ia juga meminta Polda Lampung dapat menjadi pelopor anggota Polri daerah ini benar-benar bebas serta bersih dari jerat dan jaring narkoba.

 

527 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *