Tingkat Pengangguran Terbuka di Lampung Naik 4,54%

tenaga-kerja-ilustrasi

Ilustrasi

RADIO SUARA WAJAR – Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyebutkan tingkat pengangguran terbuka di Lampung mengalami peningkatan.

Hal itu ditandai dari penduduk yang bekerja pada Februari 2016 di Lampung sebanyak 3.854,8 ribu orang bertambah sebanyak 219,6 ribu orang dibanding keadaan Agustus 2015 dan berkurang sebanyak 66,4 ribu orang dibanding keadaan setahun lalu.

Secara relatif, menurut Kepala BPS Lampung, Yeane Irmaningrum, saat ekspos Rabu (4/5/2016) di kantor BPS Lampung, angka pengangguran di Lampung menunjukan penurunan dari 5,14% pada Agustus 2015 menjadi 4,54% pada bulan Februari 2016.

“Bila dibandingkan dengan Februari 2015 yang sebesar 3,44%, angka pengangguran naik 1,11 poin. Kenaikan terlihat dari jumlah pencari kerja (pengangguran terbuka) sebanyak 44 ribu orang atau bertambah 31,53% selama setahun terakhir,” kata Yeane seperti dilansir lampost.co, Jumat (06/5).

Jumlah angkatan kerja yang merupakan penduduk siap kerja (bekerja dan pengangguran) menunjukan adanya peningkatan sebanyak 206,2 ribu orang dibanding Agustus 2015 dan berkurang sebanyak 22,4 ribu orang dibanding Februari 2015.

Yeane mengatakan perkotaan masih menjadi kantong pengangguran ditunjukkan dengan tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 7,17% dibanding perdesaan yang 3,51%. Atau secara absolut 81,8 ribu orang di perkotaan dibanding 101,7 ribu orang pengangguran di perdesaan.

Sektor pertanian masih mendominasi lapangan pekerjaan utama penduduk yaitu sekitar 48,23% dari seluruh penduduk yang bekerja. Selama periode setahun terakhir jumlah pekerja perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi mengalami kenaikan sebanyak 26,2 ribu pekerja.
Diikuti sektor perkebunan, kehutanan, perburuan dan perikanan yang bertambah 11,5 ribu pekerja. Sektor yang paling banyak mengalami pengurangan tenaga kerja adalah jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan sebanyak 70,1 ribu pekerja.

Status pekerjaan sebagian besar penduduk bekerja di Provinsi Lampung adalah berusaha dibantu buruh tidak tetap dan buruh karyawan/pegawai yaitu masing-masing sebanyak 783,3 ribu orang dan 1.080,9 ribu orang. Dari status pekerjaan ini diperkirakan pekerja formal di Lampung sebesar 30,84% sedangkan pekerja informal 69,16%. Perkiraan proporsi pekerja informal pada tahun sebelumnya (kondisi Februari 2015) adalah sebesar 70,16%.

458 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *