Maret Ekspor Kopi Instan Lampung Menurun

RADIO SUARA WAJAR – Ekspor produk industri kopi instan asal Provinsi Lampung selama Maret 2016 tercatat mencapai 59,5 ton senilai USD523 ribu.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ferynia di Bandar Lampung, Senin (4/4/2016) menjelaskan bahwa jumlah itu sebenarnya turun bila dibandingkan ekspor pada Februari 2016 dengan volume 66 ton senilai USD588 ribu.

Ia menambahkan, ekspor kopi instan asal Lampung itu masih terus berlangsung mengingat daerah ini sebagai pengasil kopi robusta, dan juga produsen untuk kopi kemasan. Kendati tidak sebanyak ekspor biji kopi, menurut dia, beberapa negara ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam, menjadi negara tujuan utama ekspor kopi kemasan asal Lampung.

Ferynia menyebutkan beberapa negara lain seperti di Timur Tengah dan Uni Eropa juga menjadi tujuan ekspor kopi instan asal Lampung. Menurut dia, pangsa pasar kopi instan Lampung ke sejumlah negara masih terjaga hingga sekarang.

Nilai maupun volume ekspor kopi Lampung masih berfluktuasi tergantung pada permintaan serta kontrak perjanjian yang telah dibuat antara pengekspor dan pembeli.

Kepala Dinas Perdagangan itu menjelaskan prospek ekspor kopi instan Lampung masih tetap cerah mengingat realisasi ekspor setiap bulan cukup baik. Selain itu, pihaknya juga terus mempromosi ke beberapa negara baik menggelar berbagai ajang pameran maupun melalui pamflet atau website.

Naiknya volume ekspor antara lain akibat tingkat permintaan yang cenderung tinggi serta faktor harga di pasar dunia. (lampost)

 

512 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *