Desakan Perdamaian Timur Tengah

RADIO SUARA WAJAR – Penduduk Suriah di bagian yang paling terisolasi dan dilanda perang mengalami putus asa menunggu bantuan makanan yang dijanjikan dan persediaan darurat lainnya. Pemerintah Suriah setuju dengan pengiriman bantuan kemanusiaan ke beberapa daerah yang paling terpencil. Puluhan ribu orang dikatakan menghadapi ancaman kematian karena kelaparan.

Caritas Internasional telah meluncurkan seruan internasional dengan mitra di wilayah Timur Tengah untuk menekan masyarakat internasional agar bertindak tegas demi berakhirnya perang saudara yang sudah hampir lima tahun berlangsung di Suriah.

Sekretaris Jenderal Caritas International, Michel Roy, mengatakan bahwa ada bahaya nyata dari kehilangan humanisme para korban yang mengerikan dari konflik tersebut.

Caritas International bersama-sama dengan mitra-mitranya sepakat bahwa Suriah adalah jantung dari perjuangan geo-politik di mana penduduk Suriah terabaikan.

Caritas International memutuskan untuk meluncurkan desakan untuk perdamaian di Suriah, Irak dan Timur Tengah. Tujuannya adalah untuk memberikan tekanan pada pemerintah daerah konflik. Caritas juga menyerukan kepada seluruh dunia agar segera dilakukan proses-proses perdamaian di Suriah dan sekitarnyua.

Roy juga mengingatkan bahwa apa yang tidak bisa dilupakan adalah bahwa “Daesh” (yang disebut Negara Islam) lahir di Suriah dan merupakan gerakan yang sama yang menewaskan begitu banyak warga sipil tak berdosa di pembantaian Paris.

Mengutip Fr Timothy Radcliffe, Roy menyatakan bahwa untuk mengakhiri perang kita perlu untuk memungkinkan semua warga Suriah untuk duduk bersama. Perdamaian tidak akan datang dari mereka yang memiliki kepentingan keuangan atau geo-politik yang kuat dalam proses, seperti AS, Rusia, produsen senjata dan pengusaha minyak. (radiovatican)

 

789 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *