Paus Fransiskus: Membangun persatuan dalam Gereja, kunci untuk evangelisasi

Pope Francis arrives to celebrate Mass in Bicentennial Park in Quito, Ecuador, July 7. (CNS photo/Paul Haring) See POPE-UNITY July 7, 2015.

Paus Fransiskus

Paus Fransiskus: Membangun persatuan dalam Gereja, kunci untuk evangelisasi

ucanews.com – Umat Katolik tidak akan pernah melakukan evangelisasi  secara efektif jika mereka tidak rukun di kalangan mereka sendiri, dan mereka tidak dapat menunjukkan kepada dunia bagaimana iman kepada Kristus merespon kerinduan manusia untuk kebebasan dan perdamaian jika mereka sendiri terpecah, kata Paus Fransiskus.

Misa  pada 7 Juli di Quito Bicentennial Park fokus pada  evangelisasi, dan Bapa Suci menegaskan umat Katolik hendaknya mengandalkan kekuatan Injil  dengan menunjukkan dalam hidup dan perilaku mereka bahwa iman yang dianuti mendorong mereka ke luar dari diri sendiri untuk peduli terhadap orang lain.

Umat Katolik tidak melihat dunia melalui kacamata bunga mawar berwarna, kata Paus, tetapi seperti Yesus, mereka melihat kelemahan di dunia,  tapi juga mereka mencintai Allah yang menciptakan dunia.

“Justru dalam dunia yang bermasalah ini, Yesus mengutus kita,” katanya. “Kita tidak boleh berpura-pura tidak melihat atau mengklaim kami tidak memiliki sumber daya yang dibutuhkan atau menghadapi masalah  besar.

“Sebaliknya, kita harus menanggapi dengan mengambil seruan Yesus dan menerima rahmat dan tantangan membangun persatuan,” katanya.

Menginjili adalah hidup sebagai saudara dan saudari dengan semua orang, katanya. “Ini adalah revolusi baru – iman kita selalu revolusioner.”

Para pejabat Gereja lokal mengatakan lebih dari 800.000 orang berkumpul dalam Misa tersebut.

Umat Katolik yang berkumpul dalam Misa itu bervariasi; berbagai anggota kelompok adat dan para tamu dari negara-negara Amerika Selatan lainnya menantang hujan untuk berdoa satu sama lain dan berdoa untuk Bapa Suci.

Maria Margarita Jaramillo Escobar, 58, datang dengan sekelompok 80 orang dari Medellin, Kolombia,  berdoa untuk Paus.

“Ini adalah sebuah ziarah bagi kita,” kata Jaramillo, seorang pensiunan hakim. “Saya datang untuk mendengar pesan Bapa Suci tentang cinta, perdamaian dan mendapat berkat.”

Evangelisasi tidak berarti mengetuk pintu orang, kata Bapa Suci, tapi mengetuk hati orang dengan lembut dan merangkul “orang-orang telah jauh dari Tuhan dan Gereja.”

Akibat dosa, katanya, persatuan membutuhkan usaha nyata. Hal ini membutuhkan komitmen menghindari egoisme, mempromosikan dialog dan mendorong kerjasama. Umat perlu orang berkomitmen untuk persatuan, kata Paus, dan begitu juga dengan Gereja.

“Yesus menguduskan kita sehingga kita dapat menemukan dia secara pribadi. Dan pertemuan ini membawa kita, yang akhirnya, menghadapi orang lain, terlibat dengan dunia dan membangun semangat untuk evangelisasi,” katanya.

“Komuni, komunikasi, berkorban dan cinta” adalah keunggulan dari panggilan Kristen, katanya, dan mereka adalah apa yang memungkinkan untuk mengambil keragaman dan perbedaan dan mengubahnya menjadi sesuatu kekayaan

“Betapa indahnya jika semua bisa mengagumi betapa kita peduli satu sama lain, bagaimana kita mendorong dan membantu satu sama lain,” tambah Bapa Suci.

1263 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *