Cerpenis Asal Lampung Yuli Nugrahani, Berikan Pelatihan Menulis Cerpen di Sumenep

Yuli Nugrahani bersama peserta pelatihan menulis cerpen di Pendopo Lama Kewedanan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur, 13-14 Agustus 2018.

Yuli Nugrahani (lima dari kiri) bersama peserta pelatihan menulis cerpen di Pendopo Lama Kewedanan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur, 13-14 Agustus 2018.

BANDAR LAMPUNG, SUARAWAJARFM.com – Cerpenis asal Lampung, Yuli Nugrahani memberikan pelatihan menulis cerpen di Sumenep, Jawa Timur pada 13-14 Agustus 2018 lalu.

Acara yang digagas Komunitas Kampoeng Jerami ini diikuti 60-an anak muda dari berbagai komunitas seni di Sumenep dan Pamekasan. Menarikanya, hampir setengahnya berasal dari komunitas seni yang berasal dari pondok pesantren sekitar dua kabupaten tersebut.

“Ini cukup menggembirakan, karena seperti biasa kalau bertemu dengan orang muda, aku seperti melihat ada harapan dan celah untuk perbaikan bagi masyarakat dan negara kita,” kata Yuli Nugrahani saat ditemui di Bandar Lampung, Selasa, 21 Agustus 2018.

Pelatihan penulisan cepen ini bagi Yuli Nugrahani bisa menjadi sarana untuk pengembangan karakter khususnya bagi orang muda.

“Bagaimana tema keseharian (bahan menulis cerpen) di sekitar kita itu bisa menjadi pesan bagi perbaikan-perbaikan dalam berbagai isu yang ada di tengah masyarakat. Dan jangan salah, orang muda sekarang ini cukup peka dan kritis ketika menangkap apa yang ada di sekitar, bukan hanya masalah-masalahnya, tetapi juga peluang-peluang dan potensi-potensinya,” katanya.

Penulis Kumpulan Cerpen “Salah Satu Cabang Cemara” ini mengatakan dalam perjumpaan singkat selama dua hari itu, merupakan acara pelatihan berkelanjutan.

“Hari pertama berbicara soal unsur-unsur cerpen, kemudian mereka malemnya menuliskannya di tempat masing-masing, ada yang pulang ke rumah, ada yang ditampung di beberapa rumah penduduk di situ. Dan pada hari kedua, kami kupas bersama-sama karya mereka,” katanya.

Yang menggembiraan bagi Yuli, ketika para peserta dapat menangkap apa yang disampaikan dan berkeinginan mengirimkan hasil-hasil karya cepen mereka ke media, bahkan dibukukan.

“Dibagian akhir dari pelatihan, mereka sendiri punya komitmen atau juga kebutuhan untuk mengembangkan kualitas tulisan mereka dan disertai niat-niat untuk itu,” pungkasnya girang.

Sekedar tahu saja, Komunitas Kampoeng Jerami (KKJ) merupakan penerbit buku sastra independen dari berbagai kota di Indonesia. Komunitas ini bergerak dalam bidang sastra, teater dan musik. KKJ didirikan dan diasuh oleh M. Hari Efendi. Saat ini, KKJ diketuai oleh Suwandi El Musa.***

Reporter : Robert

624 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *