Program strategis pemberdayaan digencarkan untuk memajukan Koprasi di Lampung

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo saat membuka RAT Inkopsyah, di Hotel Novotel Bandar Lampung Selasa 5 April 2016.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo saat membuka RAT Inkopsyah, di Hotel Novotel Bandar Lampung Selasa 5 April 2016.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Pemerintah daerah berkomitmen memajukan koperasi di Provinsi Lampung melalui program strategis pemberdayaan. Diantaranya dengan mempermudah layanan pengesahan badan hukum koperasi, meningkatkan pelatihan bagi pengelola koperasi dan memberi bantuan perkuatan modal bagi koperasi dan UMKM. Pemberian bantuan itu melalui Badan Layanan Umum Daerah Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (BLUD KUMKM).

Demikian disampaikan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Selasa 5 April 2016 pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Inkopsyah, di Hotel Novotel Bandar Lampung.

Gubernur pada sambutannya menyampaikan, Induk Koperasi Syariah Baitul Maal wat Tamwil (Inkopsyah BMT) merupakan gerakan koperasi sekunder yang didirikan oleh primer koperasi. Kegiatan usahanya berdasarkan pola syariah.

Menurut Ridho, Inkopsyah BMT memiliki peranan penting dan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Selain itu lanjut Gubernur, Inkopsyah BMT turut serta membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan syariah islam.

Sementara itu Direktur Utama Panin Bank Syariah (PBS) Deny Hendrawaty menyampaikan pihaknya telah terus menerus bermitra selama enam tahun. Menurut Deny, BMT adalah mitra strategis Bank Panin Syariah (BPS) yang telah mensuport pembiayaan mencapai 1,2 Triliun rupiah.

“Ditahun 2015 kami telah memperbaiki sistem dengan mengoptimalkan peran network BMT, melalui jaringan seluruh BMT di Indonesia. Selain itu telah dilakukan pelatihan-pelatihan Information technology (IT),” pungkasnya.

Diinformasikan Kabag Humas Pemerintah Provinsi Lampung Heryansyah, saat ini jumlah koperasi syariah di Provinsi Lampung sebanyak 193 unit, dengan jumlah koperasi aktif sebanyak 157 unit dan tidak aktif sebanyak 36 unit.***

Reporter : Robert

672 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *