Kopertis Harapkan Peran UBL Soal Kampus Abal-Abal di Lampung

sekjen-aptisi-silakan-hukum-pts-abal-abal-6Uuic2nFAlRADIO SUARA WAJAR – Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) mengharapkan peran Universitas Bandar Lampung (UBL) untuk turut mengawal pengembangan sistem regulasi pendidikan tinggi dan keberadan perguruan tinggi abal-abal di Lampung. Pasalnya, publik masih khawatir terkait merebaknya sistem pendidikan tinggi dan keberadaan perguruan tinggi abal-abal tersebut.

“UBL sebagai perguruan tinggi swasta tertua di Lampung dan salah satunya di Sumatera yang mampu mengimplementasikan diri serta mengajak kampus lain untuk turut mengawal dan mengawasi masalah ini,” kata Koordinator Kopertis Wilayah II Sumbagsel Diah Natalisa, seperti dikutip dari situs UBL, Sabtu, 19/3/2016.

Diah mengatakan, jumlah perguruan tinggi yang tersedia bagi publik relatif tinggi. Namun, tidak terkontrol dan tidak melaporkan keberadannya kepada otoritas pusat. Menurutnya, keberadaan kampus abal-abal terus menyusup di antara keberadaan perguruan tinggi legal.

“Hingga Desember 2015 di bawah Nomenklatur Kemenristekdikti, total perguruan tinggi di Indonesia berjumlah 3.099 kampus. Perinciannya, 121 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 2.978 perguruan tinggi swasta (PTS),” ujarnya seperti dirilis duajurai.com, Sabtu (19/3).

Sementara itu, Rektor UBL Yusuf Barusman menyatakan, pihaknya siap menjalankan amanah yang diberikan Kopertis Wilayah II Sumbagsel. Yusuf menganggap penting pengawalan kampus abal-abal.

“Kampus abal-abal menyelenggarakan pendidikan tingginya dengan tidak memiliki status hukum yang jelas,” kata dia

 

374 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *