Penyerapan APBD di 5 SKPD Pemkot Bandar Lampung

RADIO SUARA WAJAR — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandar Lampung menjadi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) penyerap anggaran terbesar pada DPA Bandar Lampung tahun anggaran 2016. Berdasar pada dokumen daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) SKPD kota setempat, Disdik menyerap anggaran hingga Rp884 miliar. Jumlah ini terdiri dari anggaran belanja tidak langsung sebesar Rp717 miliar dan belanja langsung Rp166 miliar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tapis Berseri, Trisno Andreas didampingi Kabid Anggaran, Wilson Faisol. Penyebab besaran anggaran di Disdik karena dana sertifikasi guru masuk belanja tidak langsung mereka.

Penyerap APBD 2016 terbesar kedua adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang menyerap APBD Rp406 miliar yang terdiri dari belanja langsung sebesar Rp400 miliar dan belanja tidak langsung Rp6 miliar. Untuk biaya sekitar Rp100 miliar akan digunakan untuk membangun dua flyover yang baru di 2016, yakni di Gajah Mada dan Cik Ditiro.

Sementara itu, Dinas Kesehatan berada di posisi nomor tiga untuk penyerapan anggaran dengan total APBD mencapai Rp205 miliar, yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp57 miliar dan belanja langsung Rp147 miliar.

SKPD selanjutnya yang menyerap anggaran terbesar adalah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) Bandar Lampung yang menyerap anggaran Rp103 miliar, dengan perincian Rp14 miliar belanja tidak langsung dan Rp88 miliar langsung.

SKPD kelima yang menyerap APBD 2016 adalah Sekertariat Pemerintah Kota Bandar Lampung, dengan total anggaran Rp76 miliar dengan total anggaran belanja langsung Rp42 miliar dan tidak langsung Rp33 miliar.

 

977 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *