Jokowi: Dalam Kemajemukan Kita Tetap Rukun dan Bersatu

Presiden Jokowi membuka Musyawarah Nasional Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/9/2018). (Liputan6.com/Hanz Jimenez Salim)

Presiden Jokowi membuka Musyawarah Nasional Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/9/2018). (Liputan6.com/Hanz Jimenez Salim)

SUARAWAJARFM.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka Musyawarah Nasional Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Dalam sambutannya, Jokowi kembali mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar. Oleh sebab itu, dia menekankan pentingnya untuk menjaga kemajemukan dan kerukunan antarmasyarakat di Tanah Air.

“Di tengah kemajemukan, kita tetap bersatu, tetap rukun. Saya ingatkan kepada semuanya, negara kita adalah negara yang besar,” kata Jokowi seperti dikutip dari Liputan6.com.

Presiden menambahkan, Indonesia juga dianugerahi keberagaman suku, adat, dan budaya oleh Tuhan yang Maha Esa. Sehingga, masyarakat dan para pemimpin negeri wajib menjaga dan terus merawat keberagaman yang ada.

“Oleh sebab itu, saya ingin mengajak kita semuanya marilah kita menjaga persatuan karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan dan persaudaraan,” ucap Jokowi.

Pembukaan Musyawarah Nasional Permabudhi ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden Jokowi. Sejumlah pejabat juga turut hadir dalam acara ini, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri.***

Editor : Robert

494 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *