Kabupaten Lampung Barat Mengalami Kekosongan Tenaga Bidan Desa dan Dokter

w750_h400px__1460048808RADIO SUARA WAJAR – Tiga puluh dari 131 pekon di Kabupaten Lampung Barat hingga saat ini mengalami kekosongan tenaga bidan desa dan empat puskesmas mengalami kekosongan tenaga dokter.

Kekosongan tenaga bidan desa tersebut paling banyak dialami Kecamatan Lumbok Seminung yaitu mencapai 7 pekon disusul Kecamatan Batuketulis sebanyak 6 pekon, dan Kecamatan Airhitam 4 pekon. Perinciannya Kecamatan Kebuntebu 2 pekon, yaitu Pekon Purajaya dan Purawititan. Kemudian Kecamatan Gedungsurian, Pekon Ciptawaras.

Lalu di Kecamatan Airhitam 4 pekon antara lain Pekon Sumberalam, Sukajadi dan lainnya. Kecamatan Sekincau Pekon Waspada. Kecamatan Bandarnegeri Suoh tiga pekon, antara lain Pekon Ringinjaya dan Bumihantatai.

Kecamatan Batuketulis 6 pekon, antara lain Pekon Atarbawang, Pekon Luas, Bakhu dan lainnya. Kecamatan Batubrak 1 pekon, yaitu Pekon Tebaliokh. Kecamatan Balikbukit 1 pekon, yaitu Pekon Sebarus yang disebabkan bidan desanya pindah tugas.

Kecamatan Sukau 2 pekon, yaitu Pekon Buay Nyerupa dan Pagardewa. Pekon Lumbok Seminung 7 pekon, di antaranya Pekon Sukabanjar, Pekon Lumbok Timur dan lainnya.

Untuk mengatasi kekosongan tersebut, Pemkab Lambar melalui dinas terkait dalam waktu dekat berencana membuka pendaftaran penerimaan bidan PTT yang penggajiannya akan ditanggung APBD.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat Akmal Abdul Nasir melalui sekretaris Pirwan, Kamis (7/4/2016), menjelaskan penerimaan bidan PTT daerah tersebut akan dilaksanakan sehubungan dengan kebutuhan pelayanan bidang kesehatan khususnya bagi pekon yang hingga saat ini mengalami kekosongan tenaga bidan.

Menurut dia, rencananya pendaftaran tenaga bidan PTT yang akan ditempatkan di 30 pekon tersebut akan dibuka mulai April ini sedangkan tes tertulisnya akan dilaksanakan Mei mendatang dengan masa kerja dihitung mulai Juni 2016. Mengenai persyaratan diutamakan bagi warga asal Lampung Barat yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP-nya.

Banyaknya pekon yang mengalami kekosongan bidan desa tersebut disebabkan ada yang pindah tugas dan ada juga yang selama ini memang belum terisi karena Lambar selama ini mengalami kekurangan tenaga kesehatan.

Selain terjadi kekosongan tenaga bidan desa itu, saat ini ada 4 dari 15 puskesmas di Lampung Barat juga mengalami kekosongan tenaga dokter. Dikatakannya saat ini Lambar membutuhkan 10 tenaga dokter untuk mengisi kekosongan dan penambahan bagi 8 dari 15 puskesmas yang tersebar di Lambar.

Keempat puskesmas yang tengah terjadi kekosongan tenaga dokter itu adalah Puskesmas Airhitam, Puskesmas Kenali, Puskesmas Buay Nyerupa dan Puskesmas Srimulio (Bandarnegeri Suoh). Sementara itu, puskesmas yang perlu penambahan tenaga dokter, yaitu Puskesmas Liwa yang memerlukan tambahan dua dokter.

Pirwan menjelaskan mengingat Puskesmas Liwa itu merupakan puskesmas rawat inap maka tenaga dokternya diperlukan dua orang. Sedangkan yang ada saat ini hanya 1 orang dokter dan itupun statusnya tenaga sukarela.

Kemudian Puskesmas Srimulio juga terjadi kekosongan dari dua tenaga dokter yang dibutuhkan. Sementara Puskesmas Batuketulis dan Puskesmas Sumberjaya dan Kebuntebu diperlukan tambahan tenaga dokter masing-masing 1 orang dari dua tenaga yang dibutuhkan.

Dipaparkan Pirwan Puskesmas di tiga kecamatan ini statusnya rawat inap sehingga tenaga dokternya diperlukan dua orang/puskesmas sedangkan yang ada menurutnya saat ini baru 1 orang/puskesmas.

 

2879 Total Views 3 Views Today

One comment

  • nizam arista

    adik saya meninggal juga maret 2016 an. martina alamat desa padang manis e
    ay lima pesawaran. pasca operasi kista dirumahsakit mitra husada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *