Pemprov Lampung Antisipasi Situasi dan Kondisi Menjelang Natal dan Tahun Baru

w750_h400px__1437586388RADIO SUARA WAJAR – Gubernur Lampung M Rhido Ficardo melalui asisten I bidang pemerintahan Rifki Wirawan mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN)  dilingkup pemerintah provinsi Lampung mendukung berbagai program pembangunan tahun 2016 dan mengantisipasi terhadap situasi dan kondisi menjelang tahun Natal dan tahun baru 2016 mendatang.

Menurutnya, Gubernur mengharapakan “Kepada seluruh Satker di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan baik TNI dan Polri terkait mengenai kesiapan moda transportasi baik darat, laut maupun udara dan melakukan peninjauan terhadap kesiapan jalan lintas timur, jalan lintas tengah dan jalan lintas serta pengamanan objek-objek vital seperti gereja, terminal, objek wisata dan pusat keramaian lainnya”, ujarnya.

Kita sudah melakulakan kordinasi kepada Dinas Perhubungan dan polda Lampung agar dapat melakukan kerja sama dalam keamanan semua titik yang rawan terjadi konflik,meski tidak ada ancaman keamanan, dan juga tetap mengoptimalkan kewaspadaan. “Mengenai berapa banyak personel yang akan diturunkan dari Dishub dan Polda masih belum bisa kita sebutkan, karena ini masih rapat dengan beberapa pihak terkait. Tujuan kita adalah untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata Rifki, Selasa (22/12).

Mantan Inspektorat pemprov ini menambakan,mengenai pengamanan setiap wilayah yang dianggap rawan tindak kriminal dan pengaman di lokasi pelaksanaan Natal. Maka mengimbau masyarakat untuk untuk bersama-sama meciptakan rasa aman dan tenteram dan saling menghormati antar pemeluk agama.

“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban menjelang Natal, dengan selalu menjaga kedamaian,” tandasnya.

Sebelumnya Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, akan menyiapkan armada tambahan untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang, baik yang dari pulau jawa ke Lampung ataupun sebaliknya.

“Untuk Moda tranposrtasi, sudah siap semuanya. Untuk Bus Damri sendiri kami siapkan 75 Bus ditambah dari bus bantuan dari pusat yang siap kapanpun jika dipanggil (on call),” kata Kepala Dina Perhubungan Provinsi Lampung Idrus Effendi melalui sambungan teleponnya, kemarin.

Selain menyediakan armada tambahan, pihaknya juga akan mendirikan posko di terminal Rajabasa yang siap mengantisipasi adanya lonjakan penumpang.

“Kami juga akan melakukan pengecakan terhadap bus-bus. Kalau terdapat bus yang tidak layak maka tidak boleh jalan,” katanya.

Idrus menambahkan, untuk dermaga pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, pihaknya akan mengoperasikan semua dermaga yang ada. Hal tersebut untuk memperlancar angkutan kapal agar tidak terjadi penumpukan disekitar pelabuhan.

” Ya, ada enam dermaga beroperasi semua. akan tetapi memang tidak dilakukan pemisahan angkutan penumpang pada kapal seperti mudik lebaran yang memisahkan antara truck dan dengan penumpang pejalan kaki,” terangnya.

Ia juga menambahkan, dalam hari raya natal dan tahun baru yang juga bertepatan dengan libur anak sekolah, diprediksi akan terjadi puncak kepadatan penumpang moda tranportasi pada tanggal  24 sampai dengan tanggal 27 Desember 2015, tandasnya.

Sementara, Kepala Bandara Radin Inten II Lampung Selatan Satimin mengatakan, dalam menghadapi libur akhir tahun yang bertepatan dengan Natal dan tahun baru, pihaknya akan mendirikan posko kesehatan yang akan dibantu dari kesehatan pelabuhan dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

1433 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *