Peserta Bela Negara Lampung Tagih Janji Uang Saku Rp 5 Juta

270301_upacara-penutupan-pendidikan-bela-negara_663_382

Ilustrasi

RADIO SUARA WAJAR – Program Bela Negara yang dicanangkan Kementerian Pertahanan dan Keamanaan dan digelar sejak 17 November dan akan ditutup Sabtu (5/12) ini di Kwarda Pramuka Rajabasa, ternyata menyisakan pertanyaan sejumlah peserta. Sebab peserta mengaku tidak mendapatkan uang saku yang dijanjikan yakni Rp 5 juta per orang, sesuai yang disampaikan Direktur Program Bela Negara, M Faisal.

“Dari informasi yang kami dengar dan baca, peserta dapat uang Rp 5 juta, seperti yang pernah disampaikan Direktur Program Bela Negara M Faisal. Tapi sampai kegiatan selesai, kami tidak dapat uangnya. Hanya pernah dikasih uang transpot saat pulang ke Mesuji,” ujar Roni Mahendra, salah satu peserta dari Mesuji, Seperti dilansir tribunnews.com, kemarin.

Menurut Roni, pelatihan bela negara diikuti 100 perserta dari seluruh kabupaten/kota di Lampung, meskipun ada kabupaten yang tidak mengirim yakni Way Kanan. Dia mengatakan dari Mesuji ada lima orang. Dari kelima orang tersebut tidak ada satupun yang mendapatkan uang yang dijanjikan tersebut. Roni mengatakan, pihaknya tidak menuntut tapi hanya mempertanyakan saja.

“Kami peserta ini bukan menuntut, tapi hanya ingin kejelasan saja,” pungkasnya.

Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan Bela Negara Aksa Djamili mempertanyakan dasar peserta mempertanyakan uang sebesar Rp 5 juta.

“Inilah yang saya sesalkan, peserta bela negara itu kita latih mental dan fisik mereka tetapi kenapa mereka orientasinya hanya uang? Artinya mental mereka itu yang salah. Karena, tidak ada uang Rp 5 juta itu,” jelas Aksa yang juga Kepala Dinas Kesbangpol Kota Bandar Lampung ini.

 

969 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *