BPS Lampung Gelar Public Exposure Sensus Ekonomi 2016

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi saat membuka acara “Public Exposure Sensus Ekonomi 2016: yang dilaksanakan di Hotel Emersia, Rabu (2/12).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi saat membuka acara “Public Exposure Sensus Ekonomi 2016: yang dilaksanakan di Hotel Emersia, Rabu (2/12).

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR — Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Pemerintah Provinsi Lampung berupaya untuk meningkatkan daya saing produk–produk lokal dan tenaga kerja terhadap serbuan produk asing.

Berlakunya MEA 2015 akan menjadi kesempatan yang baik untuk perekonomian Nasional pada umumnya, dan Perekonomian daerah khususnya, jika mampu menjawab tantangan dengan meningkatkan daya saing.

Berkembangnya berbagai usaha dan kegiatan ekonomi, baik skala besar, menengah dan usaha kecil maupun usaha rumah tangga di Provinsi Lampung telah mendongkrak kontribusi sektor–sektor diluar Pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto.

Dalam 5 Tahun terakhir peran sektor non pertanian di Provinsi Lampung naik dari 65,41 persen pada tahun 2010 menjadi 67,31 persen pada tahun 2014. Seiring dengan perkembangan berbagai usaha dan kegiatan ekonomi yang tidak begitu populer pada tahun – tahun sebelumnya seperti bisnis franchise, e– comerse, atau online business yang kian berkembang.

Hal ini di sampaikan oleh Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo melalui sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi pada acara “Public Exposure Sensus Ekonomi 2016: yang dilaksanakan di Hotel Emersia, Rabu (2/12).

Dalam kesempatan tersebut Sekprov mengatakan, Sensus Ekonomi 2016, merupakan agenda nasional sepuluh tahunan sebagaimana amanat Undang – undang no 16 tahun 1997 tentang Statistik.

Menurut rencana sensus akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dan merupakan sensus ke enam yang bertujuan untuk memberikan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi. Kegiatan ini juga guna memperoleh data dasar seluruh kegiatan ekonomi, serta mengetahui karakter usaha dan daya saing bisnis di Indonesia secara umum dan Provinsi Lampung pada Khususnya.

“Pemerintah termasuk Pemerintah Provinsi Lampung akan menggunakan hasil sensus sebagai landasan dalam penyusunan kebjakan, maupun evaluasi Pembangunan,”kata Sekda.

Karo Humas dan Protokol Pemprov Lampung Bayana menambahkan kalangan dunia usaha juga dapat menjadikan hasil sensus sebagai dasar bagi perencanaan dan pengembangan usaha, melihat pangsa pasar potensi pasar dan jumlah usaha sejenis.

Dalam Acara yang juga dihadiri oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI DR. Ir. Sasmito Hadi Wibowo, Msc dan Kepala BPS Provinsi Lampung Ir. Adhi Wiriana Msi.

Pada acaa ini juga diisi dengan diskusi panel yang mengangkat masalah Strategi Lampung merebut Peluang, serta kesiapan dunia usaha lampung mamasuki MEA yang diisi oleh nara sumber–nara sumber dari Universitas Lampung dan Perwakilan Kamar Dagang dan Industri Provinsi Lampung.***

Reporter : Robert

691 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *