IAIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pemuda Lintas Agama Kota Bandar Lampung Untuk Gerakan Nir-kekerasan

Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan Keuskupan Tanjungkarang RD Philipus Suroyo saat sambutan selamat datang pada Pelatihan Pemuda Lintas Agama Kota Bandar Lampung Untuk Gerakan Nir-kekerasan di Wisma Albertus Bandar Lampung, Jalan Way Lubuk 2, Pahoman Bandar Lampung.

Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan Keuskupan Tanjungkarang RD Philipus Suroyo saat sambutan selamat datang pada Pelatihan Pemuda Lintas Agama Kota Bandar Lampung Untuk Gerakan Nir-kekerasan di Wisma Albertus Bandar Lampung, Jalan Way Lubuk 2, Pahoman Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG, RADIO SUARA WAJAR – Program Studi (Prodi) Perbandingan Agama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fakultas Ushuluddin Raden Intan Lampung kumpulkan puluhan pemuda lintas agama di Bandar Lampung. Para peserta yang mewakili agamanya masing-masing yakni Islam, Katolik, Kristen Protestan, Budha dan Hindu diundang untuk mengikuti “Pelatihan Pemuda Lintas Agama Kota Bandar Lampung Untuk Gerakan Nir-kekerasan”.

Kegiatan berlangsung dua hari (27-28 November 2015) ini, dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan Lampung Dr. H. Sudarman, M.A. Untuk diketahui Dr. H. Sudarman, M.A., juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat IAIN Raden Intan Lampung.

Turut serta dalam pembukaan kegiatan ini, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan Keuskupan Tanjungkarang RD Philipus Suroyo, Ketua Komunitas Cinta Perdamaian Bandar Lampung Hellen, S.E., dan Ketua Panitia Muslimin, M.A.

Dr. H. Sudarman, M.A., kepada Radio Suara Wajar seusai acara pembukaan menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi. Sebagaimana diketahui Tri Dharma Perguruan Tinggi mencakup; pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Dr. Sudarman, para peserta selama dua hari ini akan diberikan perspektif mengenai gerakan Nir-kekerasan semua majelis negara yang ada, yakni Islam, Katolik, Kristen Protestan, Budha dan Hindu.

Selain itu menurut Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan Lampung ini, akan juga diberikan materi pendalaman guna menumbuhkan plularisme untuk semua peserta.

Pada tempat yang sama, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan Keuskupan Tanjungkarang RD Philipus Suroyo berharap agar para peserta setelah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi agen-agen perdamaian di lingkungannya masing-masing.

Sebagaimana diketahui, Pelatihan Pemuda Lintas Agama Kota Bandar Lampung Untuk Gerakan Nir-kekerasan” berlangsung di Wisma Albertus Bandar Lampung, Jalan Way Lubuk 2, Pahoman Bandar Lampung.***

Reporter : Robert

876 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *