Pembangunan Jalan di Lampura 2016, 70% Difokuskan ke Desa

fakfak-kaimana

Ilustrasi Pembangunan Jalan

KOTABUMI, RADIO SUARA WAJAR – Sebanyak 70% pelaksanaan pembangunan dan perbaikkan insfrastruktur jalan dipriotaskan pada wilayah perdesaan pada APBD 2016. Hal tersebut dikatakan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, Jumat (13/11/2015).

“Pada tahun depan saya memprioritaskan pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi insfrastruktur jalan pada wilayah perdesaan, berkisar 70%. Sisanya 30%, baru dilaksanakan untuk di wilayah perkotaan. Saya berjanji tidak ada lagi jalan di kabupaten berjuluk Lampura sikep ini yang underlagh. Semua telah diaspal,”kata dia seperti dilansir lampost.co.

Menurut Agung, dalam melaksanakan pembangunan didaerahnya diarahkan untuk membangun wilayah perdesaan dengan tanpa melupakan di pusat kota. Sehingga proses pelaksanaan pembangunan dapat berjalan seiringan. Dan dampaknya dapat dirasakan benar masyarakat.

“Saya meninginkan semua wilayah desa ini maju. Namun kota juga tidak boleh ditimggalakan. Kami menginginkan desa dibangun, kota dibangun demi mewujudkan Bumi Tunas Ragom Lampung ini menjadi salah satu daerah besar di Lampung,” kata mantan Camat di Bandar Lampung ini.

Untuk itu, lanjut Bupati termuda Lampung itu, seluruh elemen masyarakat dapat mendukung pemerintah dalam mewujudkannya. Dengan cara mengawasi pelaksanaan pembangunan dilakukan di lapangan. Sebab, beban tersebut tidak dapat di tanggung secara keseluruhannya oleh pemerintah karena keterbatasan dimiliki.

“Ayo sama-sama kita awasi pembangunan, jangan sampai dikerjakan asal-asalan. Bila sampai ditemukan adanya pihak-pihak yang melakukan tindak pidana tersebut, akan dimasukkan daftar hitam. Sebab, pembangunan dilakukan tidak hanya untuk memperbaikki yang itu-itu saja, saya berkomitmen hasil pembangunan harus baik dan bermurtu agar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin bagi masyarakat,” kata Agung.

Pihaknya juga berharap pada masyarakat untuk tidak memilih kepala desa yang hanya memetingkan pribadi dan kelompoknya saja. Akan tetapi, mau membangun daerahnya, sebab tahun depan pemerintah pusat akan menggulirkan alokasi dana desa di atas Rp1 miliar.

“Jadi pilihan tersebut harus ditetapkan sesuai dengan hati nurani kita, jangan sampai salah memilih orang. Pilihlah yang dapat memegang amanah, karena nanti uang desa sangat besar. Ayo sama-sama dikawal pelaksanaan pilkades di sini, karena bila salah memilih akan fatal akibatnya,”ujarnya.

 

 

1163 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *